Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bang Si Hyuk Kembali Jalani Pemeriksaan Polisi untuk Kedua Kalinya dalam Sepekan

Bahana. • Selasa, 23 September 2025 | 22:05 WIB

Bang Si-hyuk, Ketua HYBE, kembali menjalani pemeriksaan polisi kedua terkait dugaan transaksi illegal, (sumber dari akun Instagram fyi. Korea)
Bang Si-hyuk, Ketua HYBE, kembali menjalani pemeriksaan polisi kedua terkait dugaan transaksi illegal, (sumber dari akun Instagram fyi. Korea)
RADARJOGJA - Ketua HYBE, Bang Si Hyuk, kembali menjalani pemeriksaan polisi hanya sepekan setelah panggilan pertamanya, terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Pasar Modal Korea Selatan.

Pada 22 September, Bang hadir di Unit Investigasi Kejahatan Keuangan Kepolisian Metropolitan Seoul sebagai tersangka.

Pemanggilan ini terjadi kurang dari seminggu setelah pemeriksaan publik pertamanya pada 15 September, menjadikannya panggilan kedua dalam waktu singkat.

Menurut penyidik, sebelum IPO HYBE, Bang diduga memberi tahu sejumlah perusahaan modal ventura dan investor awal bahwa perusahaan tidak berencana untuk segera melantai di bursa.

Informasi tersebut mendorong investor melepas saham mereka kepada sebuah perusahaan tujuan khusus (SPC) yang dikendalikan oleh dana ekuitas swasta terkait Bang.

Namun, bukti menunjukkan bahwa saat itu HYBE sebenarnya sudah menyiapkan proses IPO.

Otoritas menduga Bang mengantongi keuntungan sekitar ₩190 miliar KRW (sekitar Rp 21 triliun), dengan mengambil 30% hasil dari penjualan saham melalui dana swasta. Transaksi inilah yang kini menjadi fokus utama penyelidikan.

Kasus ini terungkap pada akhir tahun lalu setelah polisi menerima informasi intelijen mengenai transaksi tersebut.

Badan Pengawas Keuangan Korea juga membuka investigasi terpisah di bawah arahan jaksa untuk meninjau kemungkinan pelanggaran dari berbagai sisi.

Dilansir dari Officialkvibes, HYBE sebelumnya menyatakan, Sangat disayangkan fakta bahwa penjelasan kami tidak diterima.

Kami menegaskan tidak ada upaya dari pemegang saham terbesar untuk mencari keuntungan pribadi dari rencana IPO.

"Kami menghormati keputusan otoritas keuangan dan akan berusaha semaksimal mungkin menjelaskan tuduhan dalam penyelidikan untuk memulihkan kepercayaan pasar dan para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Penggeledahan pertama dilakukan polisi di Korea Exchange pada 30 Juni untuk mendapatkan dokumen yang berhubungan dengan pencatatan saham HYBE, disusul pemeriksaan kantor pusat HYBE di Yongsan pada 24 Juli.

Kemudian, pada 15 September, Bang Si-hyuk resmi hadir sebagai tersangka dalam pemeriksaan perdana.

Hingga saat ini, ia tetap menolak semua dugaan pelanggaran yang dialamatkan kepadanya.

Penulis: Ni Made Shinta Apriliayani
Sumber: Officialkvibes

Editor : Bahana.
#bang si hyuk