Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diaspora Indonesia di New York Lakukan Protes dari Central Park ke KJRI New York City

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 3 September 2025 | 20:48 WIB

Penyerahan Tuntutan 17+8 oleh Diaspora Indonesia ke Konjen KJRI New York.
Penyerahan Tuntutan 17+8 oleh Diaspora Indonesia ke Konjen KJRI New York.


RADAR JOGJA - Di tengah situasi yang memanas di Indonesia, para diaspora Indonesia yang tinggal di New York menggelar aksi protes di depan kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York Selasa (2/9/2025).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas sekaligus mengenang 10 korban jiwa dalam demonstrasi yang terjadi di tanah air.

Kegiatan ini terorganisir secara kolektif oleh sejumlah komunitas dan organisasi masyarakat Indonesia di Amerika Serikat.

Antara lain, Amerika Bergerak, Nongki NYC, Ruang Karsa NYC, Columbia Indonesia Society, NYU Indonesia, Indo Runners New York, serta dukungan luas dari mahasiswa dan diaspora Indonesia yang tinggal di New York City, New Jersey, dan wilayah sekitarnya.


Aksi dimulai dengan doa bersama di halaman KJRI New York.

Doa tersebut dipimpin secara khidmat dan diikuti oleh seluruh peserta aksi dengan penuh rasa haru, sebagai ungkapan duka mendalam atas jatuhnya korban di Indonesia.

Setelah doa bersama, para perwakilan komunitas kemudian menyerahkan dokumen Tuntutan 17+8 secara resmi kepada pihak KJRI New York.

Dalam kesempatan itu, pihak perwakilan KJRI berjanji bahwa tuntutan tersebut akan diteruskan langsung kepada Menteri Luar Negeri Republik Indonesia untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Sebagai penutup, para peserta aksi melakukan penyalaan lilin dan mengheningkan cipta.

Suasana menjadi hening ketika ratusan lilin menyala, melambangkan doa dan harapan agar para korban mendapatkan keadilan serta agar situasi di Indonesia dapat segera membaik.

Komunitas masyarakat Indonesia yang berada di Melbourne, Australia, juga tidak tinggal diam.

Mereka menggelar aksi solidaritas pada Selasa, 2 September, pukul 16.00 waktu setempat, yang dipusatkan di Federation Square, salah satu ruang publik paling ikonik di kota tersebut.

Baca Juga: Dishub Bantul Lakukan Pemeliharaan Rambu Lalu Lintas untuk Meningkatkan Keselamatan Pengguna Jalan

Aksi ini menjadi wadah bagi para diaspora Indonesia untuk menyuarakan kepedulian mereka terhadap situasi yang terjadi di tanah air.


Menariknya, para peserta sepakat mengenakan dresscode berwarna pink sebagai simbol persatuan, kepedulian, dan semangat damai.

Warna tersebut dipilih karena terinspirasi dari sosok ibu-ibu yang sempat viral di media sosial karena mengenakan jilbab pink saat berdiri di hadapan aparat kepolisian dalam aksi unjuk rasa di Indonesia.

Kehadiran komunitas Indonesia di Federation Square tidak hanya dimaksudkan sebagai bentuk dukungan moral, tetapi juga sebagai pesan bahwa suara diaspora memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas lintas negara.


Melalui aksi damai ini, diaspora Indonesia di luar negeri menunjukkan kepedulian mereka terhadap kondisi bangsa.

Mereka ingin menegaskan bahwa meskipun berada jauh dari tanah air, suara dan aspirasi mereka tetap terhubung erat dengan perjuangan rakyat Indonesia.

Aksi tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa semangat solidaritas dan kepedulian lintas batas masih kuat terjaga di kalangan diaspora. (Nugrahaningtyas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kjri #Menteri Luar Negeri Republik Indonesia #Diaspora Indonesia #Federation Square #new york #new york city #central park #Tuntutan #protes