RADAR JOGJA - Istri mantan presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, Kim Keon Hee ditangkap pada Hari Selasa (12/8/2025) terkait dengan kasus Korupsi, penerimaan suap, manipulasi saham dan penyalahgunaan politik.
Sebelumnya Jaksa memeriksa Kim selama tujuh jam pada Hari Rabu (6/8/2025) kemudian mengeluarkan surat penangkapan kepada Kim Selasa malam.
Skandal yang dilakukan Kim berawal dari tuduhan tas penerimaan tas mewah secara ilegal oleh pendeta dan juga kalung mewah seharga ratusan juta dengan alasan untuk mempengaruhi pemilihan kandidat dan pemilihan partai.
Selain itu diketahui bahwa Kim juga melakukan manipulasi saham Deutch Motors, dealer resmi BMW di Korea.
Namun tuduhan penerimaan tas itu dibantah oleh Kim dan Jaksa Hakim Kim, Choi Ji Woo menyatakan bahwa tidak pantas untuk membahas penyelidikan kejaksaan kepada Kim.
Setelah pemeriksaan pertama, Kim kepada meminta maaf kepada publik atas skandalnya yang menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat korea.
Tak hanya kasus korupsi dan manipulasi saham, gelar akademik yang sudah Kim ambil dicabut karena terbukti melakukan plagiasi.
Kim resmi ditahan dan ditempatkan dalam sel Penjara Nambu kemarin (13/8/2025) dengan fasilitas yang tidak mewah, dengan fasilitas kasur kecil dan meja kecil.
Penangkapan ini dilakukan upaya pencegahan menghilangkan barang bukti.
Melansir dari The Guardian dalam pengadilan tersebut dia menghabiskan waktu selama empat setengah jam dan membantah tuduhan tersebut.
Sementara sang suami Yoon Suk Yeol juga ditangkap atas kasus pengkhianatan tindakannya yang gagal menerapkan darurat militer pada Desember 2024 dan sudah ditahan dalam sel penjara sejak Januari 2025.
Skandal yang dilakukan oleh Yoon Suk Yeol dan Istrinya Kim Keon Hee merupakan salah satu skandal pertama kali dalam Korea Selatan dimana Presiden dan Istrinya sama sama ditahan dengan kasus yang besar. (Safira Ratih N)