Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Viral Video Gus Miftah Menghina Penjual Es Teh Jadi Sorotan Internasional, Dikomentari PM Malaysia Anwar Ibrahim: Begini Katanya!

Izzatul Akmal Fikri • Jumat, 6 Desember 2024 | 18:48 WIB

Kecaman dari PM Malaysia, Anwar Ibrahim soal Miftah hina penjual es teh.
Kecaman dari PM Malaysia, Anwar Ibrahim soal Miftah hina penjual es teh.


RADAR JOGJA - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, turut mengomentari kasus viral yang melibatkan Gus Miftah, utusan khusus Presiden Indonesia Prabowo Subianto sekaligus penceramah terkenal.

Insiden yang memperlihatkan Miftah mengolok-olok seorang penjual es teh dalam acara keagamaan di Magelang, Jawa Tengah, telah memicu kritik luas di dalam negeri sehingga menarik perhatian internasional.

Dalam rapat anggaran di Kementerian Keuangan Malaysia, Anwar menyatakan bahwa sikap Miftah tidak pantas, terutama mengingat posisinya sebagai tokoh agama.

"Orang yang paham agama, yang bicara soal Islam, aqidah, shalat, dan sunah, tapi apabila timbul perkataan seperti itu, (kalau) dilihat itu menghina. Dan saya pun melihat, itu dikirim oleh teman saya di Indonesia, saya merasa aneh ya,” ujar Anwar di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (5/12/2024).

Ia menilai tindakan tersebut mencerminkan arogansi dan tidak mencerminkan akhlak yang seharusnya dimiliki oleh seseorang yang berbicara soal agama dan keimanan.

Anwar menyebut perilaku seperti itu menjadi ironi di kalangan tokoh agama yang seharusnya menunjukkan sikap rendah hati.

Ia juga mengatakan bahwa tindakan menghina terhadap orang kecil, seperti penjual es teh, sangat bertolak belakang dengan nilai-nilai keagamaan yang sering disampaikan Miftah dalam ceramahnya.

Anwar mengungkapkan bahwa ia mengetahui insiden tersebut melalui video yang dikirimkan seorang rekannya dari Indonesia.

"Di Indonesia beberapa hari ini riuh rendah dalam media sosial, seorang kyai, gus, dalam dakwahnya menghina seorang penjual teh. Oh ada yang nonton ya? Saya, teman-teman di Indonesia ada yang kirim, dan (video itu) jadi viral,” katanya.

Ia merasa heran dengan kejadian tersebut, menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak biasa, terutama bagi seorang tokoh publik yang mewakili presiden.

Lebih lanjut, Anwar menyoroti bahwa penjual es teh termasuk golongan masyarakat kecil yang seharusnya dibantu melalui kebijakan anggaran negara, bukan menjadi sasaran olok-olok.

Menurutnya, tindakan seperti itu hanya menambah beban bagi masyarakat kecil yang sudah kesulitan.

Ia juga mencatat bahwa insiden ini memicu kemarahan besar di Indonesia, hingga Presiden Prabowo Subianto merasa perlu memberikan respons tegas.

Teguran dari pihak kepresidenan akhirnya membuat Miftah mendatangi penjual es teh tersebut untuk meminta maaf secara langsung.

Insiden ini bermula ketika Miftah, dalam sebuah acara keagamaan di Magelang, memanggil penjual es teh sambil melontarkan komentar yang dianggap merendahkan.

Komentar tersebut segera viral di media sosial, memicu kritik luas dari masyarakat yang menyayangkan perilaku tersebut, terutama karena posisi Miftah sebagai utusan khusus presiden.

Kontroversi ini kemudian mendapatkan perhatian internasional, termasuk dari Anwar, yang menilai tindakan Miftah bertolak belakang dengan nilai-nilai keagamaan.

Menurutnya, peristiwa ini menunjukkan pentingnya sikap rendah hati, terutama bagi tokoh agama yang memiliki pengaruh besar di masyarakat.

Setelah teguran dari pihak kepresidenan, Miftah akhirnya mendatangi rumah pedagang es teh tersebut bersama rombongan dan iring-iringan kendaraan untuk meminta maaf secara langsung.

Meskipun permintaan maafnya diterima, langkah tersebut tetap menuai beragam respons dari publik.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Pedagang Es Teh #Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim #Pedagang es teh dihina #Viral #Utusan Khusus Presiden #Miftah Maulana Habiburrahman #pm malaysia #Gus Miftah #Penjual Es Teh