Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hujan Salju di Seoul Kini Menjadi yang Tertebal Ketiga Sepanjang Sejarah: Ketebalan Capai 28,6 Sentimeter Ribuan Sekolah Ditutup Sementara Waktu

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 29 November 2024 | 17:54 WIB
Salju menyelimuti Bugaksan Seoul dan daerah sekitar Gyeongbogung pada Kamis 28 November 2024. ()
Salju menyelimuti Bugaksan Seoul dan daerah sekitar Gyeongbogung pada Kamis 28 November 2024. ()

RADAR JOGJA – Salju tebal melanda Seoul, Korea Selatan dan daerah sekitarnya sejak Rabu (27/11/2024).

Hingga kamis pukul 08.00, salju mencapai 28,6 sentimeter di ibu kota distrik Jongno-gu dan hingga kini badai salju terus terjadi di sejumlah wilayah.

Hujan salju kali ini menjadi hujan salju tertebal ketiga yang pernah tercatat di kota tersebut.

Ini merupakan salju paling tebal pada November sejak pencatatan pada tahun 1907.

Salju tertebal yang pernah tercatat di Seoul adalah 31 sentimeter pada 24 Maret 1922, diikuti 30 senetimeter pada 31 Januari 1969.

Hingga saat ini, salju tertebal ketiga adalah 28,6 sentimeter pada 1 Februari 1969.

Jika data cuaca terkini lebih diutamakan, akumulasi salju hari Kamis menjadi salju tertebal ketiga atau sama dengan salju yang turun pada 1 Februari 1969.

Wilayah lain di Seoul juga memecahkan rekor hujan salju tertebal dengan Gwanak-gu menjadi wilayah dengan curah salju terttinggi di kota tersebut dengan 41,2 sentimeter.

Distrik lain di Seongbuk dengan 38,4 sentimeter, Dongjak dengan 24,1 sentimeter, dan Seodaemun dengan 27,9 sentimeter.

Provinsi Gyeonggi bagian selatan juga mengalami hujan salju paling lebat yang menganggu lalu lintas dan menyebabkan pemadaman listrik.

Pada pukul 8 pagi, Yongin melaporkan hujan salju setinggi 47,5 cm, sementara Suwon mengalami hujan salju setinggi 43 cm, yang merupakan akumulasi salju tertinggi di kota tersebut sejak pemantauan cuaca dimulai pada tahun 1964.

Baca Juga: Chelsea Pertahankan Catatan Sempurna di Uefa Conference League Usai Sikat Heidenheim

Pada wilayah tengah juga mengalami hal yang serupa di Chungcheong Utara mencatat 39,1 sentimeter, Pyongchang mencatat 30,3 sentimeter, dan Hoengseong melaporkan 25,7 sentimeter.

Badan Meteorologi Korea Selatan mengeluarkan peringatan hujan salju lebat mulai Kamis pagi untuk wilayah metropolitan Seoul, Provinsi Gangwon, Provinsi Chungcheong utara, dan Provinsi Gyeongsang utara.

Wilayah-wilayah tersebut diperkirakan akan mengalami hujan salju setebal 1 hingga 3 sentimeter per jam hingga siang hari.

Pihak berwenang di Korea Selatan menghimbau agar berhati-hati berkendara dalam jalanan yang licin.

Mengutip Korea Times, Jumat (29/11/2024), KORAIL melaporkan bahwa sekitar pukul 05.35 waktu setempat, hujan salju lebat menyebabkan pepohonan tumbang di salah satu dari tiga jalur antara Stasiun Gunpo dan Stasiun Geumjeong di Jalur 1.

Kereta bawah tanah pun berhenti beroperasi sementara waktu.

Pemerintah metropolitan Seoul membeberkan lebih dari 11.000 personel dikerahkan untuk membersihkan salju dari jalan.

Akibat badai saljulalu lintas melambat utamanya di wilayah ibu kota.

Sebab akses dibatasi ke beberapa jalan akibat pepohonan tumbang karena tak kuasa menahan beban salju.

Situasi sulit itu juga memaksa otoritas Gyeonggi mengambil keputusan agar sekolah dan taman kanak-kanak ditutup sementara waktu demi mencegah kecelakaan.

Setidaknya 1.285 sekolah ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut dari Provinsi Gyeonggi. (Yasminun Ardine Issudibyo)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#seoul #Tertebal Ketiga Sepanjang Sejarah #ketebalan #hujan salju #Sekolah #Korea Selatan #ditutup sementara #otoritas Gyeonggi