RADAR JOGJA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, mengawali kunjungan kerjanya ke Inggris dengan melakukan pertemuan kehormatan bersama Raja Charles III di Buckingham Palace, Kamis (21/11/2024) pagi waktu setempat.
Kehadiran Prabowo di istana megah itu menjadi momentum penting untuk membahas berbagai topik strategis, termasuk kerja sama dalam bidang lingkungan.
Presiden tiba di Buckingham Palace pukul 10:20 waktu setempat menggunakan iring-iringan mobil resmi dengan bendera Indonesia dan Inggris yang terpasang di kendaraan.
Setelah memasuki istana, Prabowo langsung melakukan pertemuan tertutup dengan Raja Charles III yang berlangsung hingga pukul 11:05, saat iring-iringan Presiden meninggalkan istana.
Dalam keterangannya melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat (22/11/2024), Prabowo mengungkapkan bahwa ia sempat mengenang masa mudanya saat tinggal di Inggris.
Ia berbagi cerita kepada Raja Charles bahwa dirinya pernah mengenyam pendidikan di The American School, London, pada tahun 1966.
Prabowo mengaku sangat berterima kasih atas pengalaman tersebut, yang menjadi salah satu momen berkesannya saat masih muda.
Lebih jauh, pertemuan itu juga menyoroti isu lingkungan, yang menjadi salah satu fokus utama Raja Charles III.
Prabowo menyampaikan bahwa kedua belah pihak memiliki pandangan yang sama dalam mendukung pelestarian alam dan hutan.
Menurutnya, kerja sama di bidang ini sangat relevan untuk diwujudkan, mengingat perhatian global terhadap keberlanjutan lingkungan semakin meningkat.
Raja Charles, lanjut Prabowo, juga memberikan saran agar dirinya bertemu dengan sejumlah tokoh penting di Inggris yang bergerak di bidang lingkungan.
Tujuannya adalah untuk menggali lebih banyak peluang kolaborasi dalam menciptakan inisiatif yang bermanfaat bagi kedua negara.
Prabowo juga mengenang kunjungan Raja Charles ke Indonesia pada masa lalu.
Raja Charles III telah dua kali mengunjungi Indonesia, dan dirinya berniat mengundang sang raja untuk datang kembali ke Tanah Air.
Undangan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Inggris, khususnya dalam isu-isu strategis seperti lingkungan dan keberlanjutan.
Editor : Winda Atika Ira Puspita