Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Damaskus, Tewaskan 7 Warga Sipil dan Picu Ketegangan Baru di Timur Tengah

Izzatul Akmal Fikri • Rabu, 9 Oktober 2024 | 20:44 WIB

Potret setelah serangan Israel di komplek tempat tinggal Al-Mezzah, Suriah.
Potret setelah serangan Israel di komplek tempat tinggal Al-Mezzah, Suriah.
 
RADAR JOGJA - Israel kembali melancarkan serangan udara yang menyasar sebuah bangunan tempat tinggal di kawasan Mezzah, Damaskus, Suriah, pada Selasa malam (8/10/2024), yang menewaskan tujuh warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan, serta menyebabkan 11 orang terluka.

Serangan ini juga mengakibatkan kerusakan materiil yang signifikan di kawasan permukiman sipil, menurut laporan media pemerintah Suriah.

Serangan dilakukan melalui tiga rudal yang diluncurkan dari arah Dataran Tinggi Golan, yang saat ini diduduki oleh Israel. Rudal-rudal itu menghantam pemukiman padat penduduk. 

Meskipun sistem pertahanan udara Suriah berusaha mencegat ancaman tersebut, beberapa rudal berhasil mencapai target.

Kerusakan yang ditimbulkan semakin memperparah kondisi di Damaskus, yang sudah lama berada di bawah tekanan perang dan konflik.

Melansir dari Reuters, serangan ini datang di tengah riwayat panjang Israel yang kerap melakukan gempuran udara ke Suriah, terutama menargetkan situs-situs milisi yang didukung Iran.

Namun, serangan terbaru ini terjadi disaat ketegangan kawasan Timur Tengah semakin memanas, dengan Israel juga terlibat dalam pertempuran melawan Hizbullah di Lebanon.

Israel bahkan telah melancarkan invasi darat ke Lebanon dalam beberapa pekan terakhir.

Selain konflik di Lebanon, Israel terus melakukan agresi militer ke Jalur Gaza, yang telah berlangsung sejak Oktober 2023.

Agresi brutal ini menimbulkan reaksi keras dari berbagai kelompok milisi pro-Iran di kawasan, seperti Hamas di Palestina, Hizbullah di Lebanon, dan Houthi di Yaman, yang semakin memperkeruh situasi di Timur Tengah.

Ketegangan semakin diperparah oleh serangan rudal balistik dan hipersonik dari Iran yang baru-baru ini menghantam Israel.

Laporan menunjukkan bahwa Iron Dome kewalahan menghadapi volume serangan rudal yang semakin meningkat, membuat Israel berada dalam posisi defensif yang sulit.

Serangan udara Israel di Damaskus ini pun dikhawatirkan akan memperluas peperangan di kawasan Timur Tengah.

Serangan demi serangan yang melibatkan banyak negara regional, termasuk milisi pro-Iran dan negara-negara besar seperti Iran dan Israel yang juga meningkatkan risiko eskalasi konflik yang lebih luas.

Tidak hanya akan melibatkan Suriah, tetapi juga seluruh kawasan Timur Tengah.
Dengan agresi Israel yang terus berlangsung dan respons balasan dari kelompok-kelompok milisi, Timur Tengah berpotensi memasuki fase konflik yang lebih intens.

Ketegangan yang melibatkan banyak pihak ini tidak hanya berdampak pada Suriah dan Israel, tetapi juga negara-negara lain di kawasan yang mungkin terdampak langsung oleh eskalasi ini.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Israel #Palestina #agresi militer #lebanon #Serangan Udara Israel #operasi militer #damaskus #timur tengah #Agresi Israel #kawasan Mezzah #jalur gaza #hizbullah #suriah #hamas