Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ketegangan Memanas! Israel Siapkan Serangan Balasan, Iran Berikan Ultimatum ke AS

Izzatul Akmal Fikri • Sabtu, 5 Oktober 2024 | 20:00 WIB

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengajak negara-negara Islam untuk bersatu.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengajak negara-negara Islam untuk bersatu.


RADAR JOGJA - Israel belum memutuskan kapan dan bagaimana akan membalas serangan Iran yang meluncurkan 200 rudal balistik dan hipersonik pada Selasa (1/10/2024).

Sementara itu, Iran memperingatkan Israel akan ada serangan lebih dahsyat jika Teheran menerima serangan balasan.

Tak hanya itu, Iran juga mengancam Amerika Serikat agar tidak terlibat membantu Israel dalam konflik ini.

Di tengah meningkatnya ketegangan, komunitas internasional mendesak kedua negara untuk menahan diri demi menghindari eskalasi konflik yang lebih besar di Timur Tengah.

Israel Akan Targetkan Pemimpin Iran dan Sekutunya
Analis militer Elijah J. Magnier mengungkapkan, Israel kemungkinan besar akan melanjutkan strategi pembunuhan terhadap pemimpin Iran dan sekutunya.

Langkah ini diyakini menjadi cara Israel untuk menunjukkan kekuatannya setelah serangan rudal Iran yang menghujani wilayahnya.

Israel sudah terbukti mampu mengeksekusi para pemimpin musuhnya, mulai dari tokoh Hamas Ismail Haniyeh hingga baru-baru ini, pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah.

Dalam serangan terbaru di Beirut, Israel juga berhasil membunuh wakil komandan pasukan elit Iran, Brigadir Jenderal Abbas Nilforoushan.

Yordania Tembak Jatuh Rudal Iran Menuju Israel

Militer Kerajaan Yordania kembali berhasil menembak jatuh rudal-rudal Iran yang melintasi wilayahnya menuju Israel pada Selasa (1/10/2024) malam.

Ini merupakan kedua kalinya Yordania mencegat rudal Iran, dan langkah ini menuai kemarahan dari sebagian warga Yordania.

Dilansir dari Middle East Eye (MEE), salah satu warga, Iyad Al Rantsis, merasa tindakan militer Yordania tersebut seharusnya tidak dilakukan jika tujuan utamanya hanya untuk melindungi kedaulatan negara.

Al Rantsis mempertanyakan mengapa Yordania terlibat dalam konflik yang dianggapnya bukan urusan mereka.

Namun, pemerintah Yordania melalui juru bicara Mohammad Al Momani menegaskan bahwa tindakan tersebut semata-mata untuk melindungi wilayah udara dan kedaulatan negara dari ancaman rudal.

Iran Serukan Persatuan Negara Islam Melawan Israel

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Mehr News, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyerukan persatuan negara-negara Islam untuk melawan Israel.

Menurutnya, jika negara-negara Islam tidak bersatu, agresi seperti yang terjadi di Gaza dan Lebanon bisa menyebar ke negara lain.

Dalam pertemuan di Doha, Pezeshkian menyampaikan pesan ini kepada Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan, menegaskan pentingnya kerja sama dunia Islam untuk melawan tindakan genosida yang dilakukan Israel terhadap Palestina dan Lebanon.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#serangan iran #Israel #Palestina #agresi militer #Eskalasi konflik #lebanon #Agresi Israel #Ultimatum #serangan balasan #Teheran #Eskalasi Konflik Timur Tengah #iran