Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ribuan Warga Lebanon Mengungsi ke Suriah di Tengah Serangan Israel, UNHCR Prihatin: Situasi di Lapangan Semakin Kritis!

Izzatul Akmal Fikri • Jumat, 27 September 2024 | 21:34 WIB

Ribuan warga Lebanon melarikan diri dari zona perang Hizbullah-Israel.
Ribuan warga Lebanon melarikan diri dari zona perang Hizbullah-Israel.


RADAR JOGJA - Ribuan warga Lebanon terpaksa melarikan diri ke Suriah menyusul serangan udara besar-besaran yang dilakukan Israel.

Serangan tersebut, bertujuan untuk memberangus milisi Hizbullah dan terus berlanjut sejak awal pekan ini.

Keadaan semakin memprihatinkan, terutama bagi Lebanon yang telah menampung ribuan pengungsi Suriah dalam beberapa tahun terakhir, setelah perang sipil melanda negara tersebut.

Kantor Komisariat Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) menyampaikan, banyak dari keluarga Suriah yang sebelumnya melarikan diri ke Lebanon kini harus menghadapi situasi tragis, di mana mereka kembali mengungsi akibat pengeboman di wilayah yang mereka anggap aman.

UNHCR melaporkan, ratusan kendaraan yang dipenuhi pengungsi terjebak di perbatasan Lebanon-Suriah, sementara ribuan orang lainnya berjalan kaki dengan membawa barang-barang seadanya.

Banyak dari pengungsi ini, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi, dilaporkan mengantri di perbatasan setelah bermalam di suhu dingin yang ekstrim.

Beberapa di antara mereka bahkan mengalami luka akibat serangan udara baru-baru ini. Pernyataan dari UNHCR menegaskan bahwa situasi di lapangan semakin kritis.

Komisaris Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi Filippo Grandi mengungkapkan, keprihatinan mendalam terhadap eskalasi kekerasan yang tengah berlangsung di Lebanon.

Grandi menyatakan, kekerasan ini tidak hanya memakan banyak korban jiwa, tetapi juga memaksa puluhan ribu orang meninggalkan rumah mereka.

Ia juga mendesak komunitas internasional untuk segera bertindak, guna mencegah kehancuran lebih lanjut di Lebanon, sambil memperingatkan bahwa kawasan Timur Tengah tidak bisa lagi menanggung krisis pengungsi baru akibat konflik yang terus memanas.

Grandi pun menambahkan, perlindungan terhadap nyawa warga sipil harus menjadi prioritas utama di tengah krisis ini.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Israel #agresi militer #lebanon #Serangan Udara Israel #warga lebanon #Agresi Israel #Mengungsi #hizbullah #suriah