Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tensi Memuncak, Konflik Makin Memanas: Israel Siap Lancarkan Invasi Darat ke Lebanon, Hizbullah Balas Serangan ke Tel Aviv

Izzatul Akmal Fikri • Kamis, 26 September 2024 | 18:23 WIB

Menhan Israel Yoav Gallant dan PM Benjamin Netanyahu.
Menhan Israel Yoav Gallant dan PM Benjamin Netanyahu.


RADAR JOGJA - Israel tengah mempertimbangkan opsi invasi darat ke Lebanon, menyusul eskalasi serangan udara yang semakin intens sejak awal pekan ini.

Serangan udara Israel dilancarkan dengan dalih menumpas kelompok milisi Hizbullah, yang selama ini berbasis di Lebanon.

Menurut laporan dari kantor penyiaran publik Israel, Kan, militer Israel sedang mempersiapkan kemungkinan operasi darat.

Dikutip dari Al Jazeera, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, telah meninjau latihan para tentara yang dipersiapkan untuk invasi ini.

Meskipun demikian, belum ada pernyataan resmi dari militer Israel mengenai rencana operasi tersebut.

Serangan udara Israel telah meluas, tidak hanya menargetkan wilayah-wilayah yang dikuasai oleh Hizbullah, tetapi juga berbagai kota di Lebanon.

Salah satu serangan rudal terjadi di pegunungan tenggara Beirut pada Rabu (25/9/2024), yang menewaskan empat orang.

Pada hari yang sama, dua roket Israel menghantam Desa Maaysra, di utara Beirut, menyebabkan tiga orang tewas dan sembilan lainnya terluka, menurut laporan Kementerian Kesehatan Lebanon.

Selain itu, serangan di Lebanon timur laut juga menewaskan empat orang, dan menyebabkan 38 lainnya terluka.

Wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak menjadi target kini juga terkena serangan, memperlihatkan eskalasi Israel dalam memperluas operasi militernya.

Desa Maaysra, yang mayoritas penduduknya beragama Kristen, terletak di Distrik Keserwani, timur laut Beirut.

Reuters melaporkan, bahwa ini adalah pertama kalinya desa tersebut menjadi sasaran langsung serangan militer Israel sejak ketegangan dengan Hizbullah meningkat.

Sebagai respons, Hizbullah menembakkan rudal balistik ke arah Tel Aviv, dengan target markas intelijen Israel, Mossad.

Namun, rudal tersebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel sebelum mencapai target.

Ketegangan antara kedua belah pihak terus memanas, dan dunia kini mencermati apakah Israel akan melanjutkan serangannya dengan invasi darat, yang dapat memperluas konflik di kawasan tersebut.

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Israel #tel aviv #lebanon #Serangan Udara Israel #Agresi Israel #militer israel #hizbullah