Pada Sabtu (9/3/2024) enam pemain ski berangkat dari Zermatt dalam tur ski menuju Arolla disepanjang perbatasan Swiss-Italia.
Mereka hilang didekat gunung Tete Blanche yang setinggi 3.706m.
Polisi setempat mengatakan semua tim penyelamat yang ada di kedua sisi rute telah disiagakan, namun operasi tersebut terhambat cuaca buruk.
Polisi Swiss mengonfirmasi bahwa pemain ski tersebut adalah warga negara Swiss yang berusia antara 21 hingga 58 tahun.
Pegunungan Alpen beberapa hari ini terjadi angin kencang dan turun salju hebat.
Saas-Fee yang merupakan resort musim dingin saat ini pun tertutup salju.
Kepala layanan penyelamat udara yaitu Anjan Zermatt mengatakan bahwa cuaca saat ini sangat buruk sehingga “terbang bukanlah suatu pilihan”, dengan “angin kencang, salju lebat, bahaya longsoran salju yang tinggi, dan jarak pandang nol”.
Truffer mengatakan bahwa enam pemain ski tersebut menghilang mungkin disebabkan oleh cuaca buruk bukan karena longsoran salju, karena mereka hilang di bagian rute
Zermatt Arolla dimana risiko longsoran salju rendah.
Sinyal terakhir dari grup tersebut direkam dalam semalam. Truffer mengatakan hal tersebut memungkinkan layanan penyelamatan mendapatkan gambaran kasar tentang lokasi mereka.
Rute dari Zermatt ke Arolla adalah bagian dari “Rute Haute” sepanjang 120 km (75 mil) yang terkenal dari Zermatt ke Chamonix.
Tetapi hanya cocok untuk pemain ski yang berpengalaman dan bisa memakan waktu berhari-hari.
Layanan penyelamatan mengatakan ada kemungkinan besar pemain ski yang hilang dapat bertahan hidup meskipun suhu -16C (3,2F) dan kecepatan angin mencapai 80km/jam (50mph) jika mereka dapat berhasil menggali lubang salju.
Harapannya sekarang cuaca akan cerah sehingga helikopter penyelamat bisa terbang untuk melakukan pencarian.
“Kami bisa mendarat disana bukan itu masalahnya, kami selalu melakukannya tapi kami memerlukan kondisi terbang,” kata Truffer.