RADAR JOGJA Mantan Presiden Chile, Sebastian Pinera, dilaporkan meninggal dunia setelah helikopter yang dipilotinya mengalami kecelakaan pada Selasa sore (6/2) di Danau Ranco.
Insiden tersebut menyebabkan satu penumpang tewas dan tiga lainnya mengalami cedera serius.
Berdasarkan informasi dari Reuters pada Rabu (7/2), helikopter yang dipiloti oleh Pinera jatuh ketika sedang melakukan penerbangan.
Kejadian tragis ini terjadi sekitar pukul 3 sore waktu setempat, atau Rabu dini hari pukul 01.00 WIB, akibat kondisi cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut.
Badan Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Nasional Chile (SENAPRED) memberikan informasi awal bahwa terdapat empat penumpang dalam helikopter tersebut, dengan satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia dan tiga lainnya selamat tetapi mengalami cedera serius. Nama-nama penumpang yang selamat belum diungkapkan oleh SENAPRED.
Konfirmasi atas kematian Sebastian Pinera dalam kecelakaan tersebut telah datang dari pihak keluarga.
Pernyataan resmi dari keluarga menyatakan bahwa mereka meratapi kehilangan seorang pemimpin besar dan tokoh yang dicintai.
Sebastian Pinera diketahui melakukan penerbangan pagi hari untuk mengunjungi salah satu temannya.
Adik perempuannya, Magdalena Pinera, dan seorang temannya juga turut serta dalam penerbangan tersebut.
Sebastian Pinera, seorang pengusaha sukses, menjabat sebagai Presiden Chili untuk dua periode, yakni pada 2010-2014 dan kemudian terpilih kembali untuk masa jabatan 2018-2022.
Kematian Pinera meninggalkan duka mendalam di kalangan masyarakat Chili, dan negara ini kehilangan salah satu tokoh kunci dalam sejarah politiknya.
Editor : Bahana.