Penyu Seberat 30 Kg Mati Ditemukan Mengapung di Perairan Pantai Nglolang Gunungkidul

Dzika Fajar • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:47 WIB
PENYU MATI: Bangkai penyu ditemukan mengapung di perairan Pantai Nglolang, Kemadang, Tanjungsari, Minggu (23/8/2026).(Dok. Satlinmas Rescue Istimewa)
PENYU MATI: Bangkai penyu ditemukan mengapung di perairan Pantai Nglolang, Kemadang, Tanjungsari, Minggu (23/8/2026).(Dok. Satlinmas Rescue Istimewa

GUNUNGKIDUL – Seekor penyu ditemukan mati mengapung di perairan Pantai Nglolang, Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, Minggu (23/8/2026). Saat ditemukan, bangkai penyu tersebut sudah mengeluarkan bau tidak sedap.

Bangkai penyu pertama kali diketahui petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah II Baron saat melakukan patroli sekitar pukul 11.00. Petugas melihat benda mencurigakan mengapung di perairan. Setelah didekati, benda tersebut diketahui merupakan bangkai penyu.

Koordinator SRI Wilayah I Gunungkidul Marjono mengatakan, kondisi penyu sudah mati dan mulai membusuk. "Petugas melihat benda mencurigakan di air. Setelah didekati ternyata penyu dalam kondisi mati dan sudah mengeluarkan bau tidak sedap," katanya.

Baca Juga: HB X: Ubah Keterbatasan Gunungkidul Jadi Kekuatan, Dorong Pramuka Perkuat Ketahanan Pangan dan Ini..

Petugas kemudian menghubungi personel lain untuk melakukan evakuasi. Bangkai penyu dibawa ke tepi pantai sebelum dikuburkan di area berpasir. Langkah tersebut dilakukan karena kondisi bangkai sudah membusuk sehingga dikhawatirkan mengganggu wisatawan yang berada di kawasan pantai.

"Langsung kami evakuasi dan kuburkan karena sudah berbau busuk, demi keamanan dan kenyamanan wisatawan," ujarnya.

Dari pemeriksaan awal, jenis penyu belum dapat dipastikan. Bangkai tersebut diperkirakan memiliki berat sekitar 30 kilogram (kg), panjang 65 sentimeter dan lebar 35 sentimeter. Sementara penyebab kematiannya juga belum diketahui.(cr1/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
penyu mengapung Gunungkidul Pantai Nglolang mati