Modus Bantuan Sembako Kembali Muncul, Lansia di Pasar Sorogenen Kehilangan Cincin Emas

Mayang Triastiti Artamefia • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 16:46 WIB
Ilustrasi penipuan (Ai)
Ilustrasi penipuan (Ai)

Modus penipuan dengan dalih pemberian bantuan sembako kembali memakan korban di Yogyakarta. Seorang perempuan lanjut usia (lansia) yang berjualan di Pasar Sorogenen diduga kehilangan cincin emas setelah diajak masuk ke sebuah mobil oleh orang yang mengaku hendak memberikan bantuan.

Informasi mengenai peristiwa tersebut dibagikan melalui unggahan akun Instagram Merapi Uncover pada Senin (20/7). Berdasarkan informasi yang disampaikan, kejadian itu berlangsung sehari sebelumnya, Minggu (19/7), sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban saat itu diketahui telah selesai berjualan dan sedang menunggu jemputan keluarganya di kawasan Pasar Sorogenen. Di tengah menunggu, seorang pria yang tidak dikenalnya menghampiri dan menawarkan paket sembako.

Menurut keterangan saksi, sebelum mendekati korban, pria tersebut sempat berpura-pura melakukan aktivitas di sekitar pasar. Tak lama kemudian, korban diajak menuju sebuah mobil yang terparkir di luar area pasar dengan alasan untuk mengambil bantuan sembako.

Baca Juga: Perhatian Lur! Parkir Ketandan untuk Sementara Ditutup, Ini Batas Waktu Penutupannya

Saksi juga menyebut kendaraan yang digunakan pelaku memiliki plat nomor yang dicoret-coret sehingga sulit dikenali. Mobil tersebut kemudian membawa korban menuju arah Jalan Solo sebelum akhirnya menurunkannya di sekitar perempatan Sekolah Kinderstation.

Setelah turun dari kendaraan, korban baru menyadari cincin emas yang dikenakannya telah hilang. Perhiasan tersebut diduga raib saat korban berada di dalam mobil bersama para pelaku.

Berdasarkan informasi yang beredar, aksi tersebut diduga melibatkan lebih dari satu orang. Masing-masing pelaku diduga memiliki peran untuk meyakinkan korban agar bersedia mengikuti ajakan mereka.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pemberian bantuan. Warga diimbau tidak mudah percaya pada tawaran dari orang yang tidak dikenal, terutama jika diminta berpindah lokasi atau masuk ke dalam kendaraan.

Editor : Bahana.
pasar sorigenen Kota Jogja Modus Penipuan