Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Polres Bantul Berhasil Tangkap dan Amankan Dua Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Ilham, Lima Masih Buron

Cintia Yuliani • Senin, 20 April 2026 | 22:06 WIB
BERDUKA: Beberapa pelayat sedang berada di rumah duka pelajar yang tewas akibat dikeroyok di Lapangan Gadung Mlaten, Caturharjo, Pandak, Selasa (14/4/2026) malam. Cintia Yuliani/Radar Jogja
BERDUKA: Beberapa pelayat sedang berada di rumah duka pelajar yang tewas akibat dikeroyok di Lapangan Gadung Mlaten, Caturharjo, Pandak, Selasa (14/4/2026) malam. Cintia Yuliani/Radar Jogja

BANTUL - Satrerskrim Polres Bantul berhasil mengamankan dua orang pelaku penganiayaan terhadap korban Ilham Dwi Saputra (IDS), 16, pelajar asal Payangan, Cireng, Triharjo, Pandak yang dikeroyok di Lapangan Gadung Mlate, Caturharjo, Pandak, Selasa (14/4) malam.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, Sat Reskeim Polres Bantul berhasil mengamankan dua orang pelaku penganiayaan terhadap korban IDS, 16.

"Dua pelaku BLP, 18, asal Kretek, dan YP, 21, asal Bambanglipuro, keduanya laki-laki," bebernya.

Baca Juga: Kembali Puncaki Klasemen, Jaga Asa ke Super League

Kedua pelaku tersebut saat ini telah dilakukan penahanan di Polres Bantul.

Tim Sat Reskrim Polres Bantul juga menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) dan melakukan pengejaran terhadap lima pelaku lain yang sudah diketahui identitasnya.

Berdasarkan keterangan dari dua pelaku yang telah diamankan. 

"Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar kasus ini dapat segera diselesaikan dengan sebaik-baiknya," pungkasnya. 

Baca Juga: Yani Saptohoedojo, Tak Ada Kata Pensiun untuk Kemajuan Seni Indonesia

Terpisah, Kadiv Humas Jogja Police Watch (JPW) Baharuddin Kamba mengatakan, tindakan para pelaku pengeroyokan ini sudah sangat tidak manusiawi.

Jogja Police Watch mendesak kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap seluruh pelaku pengeroyokan ini. 

Ia berharap siapapun yang terlibat harus diproses hukum. Sebab, tindakan para pelaku merupakan tindakan kriminalitas murni. 

Baca Juga: Pemindahan Venue PSIM  Jogja vs Persija Jakarta ke Bali Picu Dampak Berlapis, dari Teknis hingga Ekonomi Lokal

"Jangan berlindung dibalik anak dibawah umur, lantas seenaknya saja menghilangkan nyawa," tuturnya. 

Dalam waktu dekat JPW akan mengirim surat kepada Komisi III DPR RI agar kasus pengeroyokan terhadap Ilham Dwi Saputra menjadi perhatian secara nasional. 

"Karena kasus kekerasan yang berujung hilangnya nyawa kerap terjadi di DIJ," pungkasnya. (cin)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#buron #bha #pelaku pengeroyokan #polres bantul #pelajar tewas