MAGELANG - Pencurian penutup gorong-gorong dan fasilitas umum lainnya di Kota Magelang makin mengkhawatirkan.
Selain merugikan pemerintah daerah, aksi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga dan mengganggu ketertiban umum, terutama di kawasan jalan dan permukiman padat.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyebut pencurian penutup gorong-gorong bukan persoalan sepele. Menurutnya, fasilitas tersebut memiliki fungsi vital sebagai pengaman infrastruktur kota dan keselamatan warga.
Teranyar, pencurian itu terjadi di Jalan A Yani. "Ini sudah ada informasi pencurian penutup gorong-gorong dan fasilitas lain. Ini menjadi perhatian serius kami," kata Damar, Rabu (28/1).
Dia menegaskan, penutup gorong-gorong bukan sekadar bagian dari drainase, melainkan elemen keselamatan publik. Hilangnya penutup gorong-gorong dapat memicu kecelakaan lalu lintas, membahayakan pejalan kaki, serta meningkatkan risiko saat hujan deras.
"Fasilitas itu dipasang untuk melindungi warga, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau dicuri, risikonya sangat besar," ujarnya.
Dikri juga meminta peran aktif warga untuk segera melaporkan jika mengetahui atau mencurigai adanya pencurian fasilitas umum.
Dikri menambahkan, kepolisian tidak hanya akan melakukan patroli dan pengawasan, tetapi juga penegakan hukum terhadap pelaku pencurian.
“Dampak dari kejahatan ini bisa sangat serius dan membahayakan keselamatan warga,” jelasnya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo