Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Model Asal Belarus Diduga Jadi Korban Perdagangan Organ di Perbatasan Myanmar

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:28 WIB
Potret Vera Kravtsova
Potret Vera Kravtsova


RADAR JOGJA - Kabar memilukan datang dari dunia modeling internasional.

Vera Kravtsova, seorang model freelance berusia 26 tahun asal Negara Belarus, Eropa Timur, dilaporkan tewas secara tragis setelah diduga menjadi korban jaringan perdagangan organ di kawasan perbatasan Myanmar.

Melansir dari The Chosun Daily mengungkap kronologi hilangnya Kravtsova yang berawal dari tawaran kerja palsu.

Kravtsova diketahui menerima pesan berisi tawaran pekerjaan paruh waktu sebagai model dan diminta melakukan wawancara di Bangkok, Thailand, bulan lalu.

Dengan harapan mendapatkan kesempatan profesional, ia terbang ke Bangkok.

Namun setibanya di sana, dia langsung diculik oleh sindikat kriminal internasional dan diselundupkan ke wilayah perbatasan Myanmar, yang dikenal sebagai zona tanpa hukum.

Paspor dan ponselnya disita, sementara ia dipaksa bekerja dalam operasi kejahatan siber.

Ia disekap di sebuah lokasi yang disebut sebagai "Camp", pusat aktivitas kriminal yang memaksa para korban melakukan berbagai tindak penipuan online, termasuk voice phishing dan romance scam.

Kravtsova ditugaskan berpura-pura menjalin hubungan daring dengan target pria untuk kemudian menipu mereka secara finansial.

Namun karena dianggap tidak mencapai target keuntungan, ia dihukum dan diputus dari akses komunikasi.

Tak lama kemudian, keluarganya menerima pesan dari sindikat yang menyatakan bahwa ia telah meninggal.

Mereka juga menuntut tebusan sebesar 500.000 dolar AS atau sekitar Rp 8,2 miliar untuk pengembalian jenazahnya.

Setelah keluarga menolak, sindikat mengirim pesan lain yang menyebut jenazah Kravtsova telah dikremasi.

Beberapa waktu berselang, keluarga mendapat informasi anonim yang lebih mengerikan.

Kravtsova disebut telah dijual ke jaringan perdagangan organ, organnya diambil, dan tubuhnya dibakar untuk menghilangkan jejak.

Sebelum kejadian, ia diketahui tinggal dan bekerja sebagai model lepas di Saint Petersburg, Rusia, setelah menyelesaikan kuliahnya. (Nugrahaningtyas)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Korban Perdagangan Organ #myanmar #kronologi #korban #belarus #model