Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Warga Sewon Bantul Ditemukan Tewas Penuh Luka di Dalam Mobil, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

Gregorius Bramantyo • Sabtu, 22 Maret 2025 | 22:20 WIB
Polisi mendatangi TKP penemuan pria terkapar penuh luka di dalam mobil Toyota Calya berwarna merah di Ringroad Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, pada Jumat (21/3/2025).
Polisi mendatangi TKP penemuan pria terkapar penuh luka di dalam mobil Toyota Calya berwarna merah di Ringroad Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, pada Jumat (21/3/2025).

BANTUL – Seorang pria ditemukan tewas dengan luka parah di dalam mobil Toyota Calya berwarna merah di Ringroad Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, pada Jumat (21/3/2025).

Polisi saat ini masih menyelediki penyebab kematian korban.

Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, polisi berhasil mengidentifikasi mayat yang ditemukan di dalam mobil tersebut.

Itu adalah jasad Juremi, warga Dusun Ngoto, Kalurahan Bangunharjo, Sewon, Bantul. Korban berprofesi sebagai sopir.

Dia mengungkapkan, jenazah Juremi pertama kali ditemukan pada Jumat (21/3/2025) pukul 17.00 WIB.

Awalnya seorang warga bernama Bambang, 43, melihat mobil berplat nomor AB 1839 GI itu pecah ban depan sebelah kiri dan oleng.

"Mobil kemudian melambat dan berhenti di lokasi kejadian. Saat itu, korban masih berada di kursi kemudi," kata Jeffry, Sabtu (22/3/2025).

Bambang yang menyalip mobil tersebut dengan sepeda motor sempat melihat kendaraan dalam posisi terparkir. Dia tidak mencurigai adanya kejanggalan.

Baca Juga: Alami Gegar Otak, Allison Becker Terpaksa Keluar dari Skuad Timnas Brasil di Kualifikasi Piala Dunia

Satu jam kemudian, Niko, 23, warga Tamanan, Banguntapan, melintas di lokasi dan mendapati mobil masih terparkir di jalur lambat hingga menyebabkan kemacetan.

Karena menyebabkan macet, Niko berinisiatif memasang traffic cone.

Saat hendak memasang rambu peringatan itu, Niko melihat ada bercak darah di kaca mobil dan menemukan korban dalam kondisi tak bergerak.

“Yang bersangkutan (Niko) menghubungi Bhabinkamtibmas Tamanan dan petugas Polsek Banguntapan langsung mendatangi lokasi kejadian," ujar Jeffry.

Polisi yang tiba di lokasi langsung mengamankan tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi.

Ketika ditemukan, posisi Juremi duduk di kursi sebelah kiri, sebelah kursi kemudi.

Tubuhnya ditemukan telentang dengan posisi kepala di bawah, nyaris menyentuh lantai.

Dari hasil pemeriksaan Puskesmas Banguntapan II, korban mengalami luka serius.

Di antaranya luka robek di pipi kanan, luka di kepala bagian belakang, luka akibat benda tajam, dan luka di belakang telinga kanan sepanjang 2 sentimeter.

"Darah masih mengalir, indikasi meninggal kurang dari enam jam sebelum ditemukan," jelas Jeffry.

Polisi juga menemukan sebuah palu besi warna hitam di lantai dekat kursi pengemudi di dalam mobil.

Bercak darah juga ditemukan di dasbor, kaca depan kiri, dan kaca kiri depan.

Jeffry menyebut, korban diduga mengalami kekerasan sebelum meninggal dunia.

Saat ini, korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Yogyakarta untuk keperluan autopsi. “Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif kejadian," ucap Jeffry. (tyo)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Selidiki Penyebab Kematian #Tewas Penuh Luka di Dalam Mobil #Polisi #penyelidikan #puskesmas banguntapan II #polres bantul #Bantul #kekerasan #Warga Sewon Bantul