BANTUL - Nahas, seorang perempuan ditemukan tergeletak dalam kondisi tak bernyawa di gudang ekspedisi Padukuhan Pacar Brajan RT 3, Wonokromo, Pleret, Bantul.
Korban bernama Reza Malinda, 21, beralamat Jetis, Bantul.
Saat ditemukan, didapati sejumlah luka lebam di tubuhnya.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry mengatakan, korban diduga mendapat penganiayaan terduga pelaku, Ari Martono, yang tidak lain adalah suaminya sendiri.
Berdasarkan saksi bernama Rizky dan Fery, sebelum kejadian Ari dan korban sempat cekcok.
Saksi Rizki mendengar beberapa kali suara benturan dan suara merintih.
"Dari hasil interogasi terduga pelaku mengerucut ke Ari Martono suami korban," katanya, Senin (9/12/2024).
Menurutnya, Satreskrim Polres Bantul langsung bertindak cepat menangkap Ari dan dibawa Mapolres untuk dilakukan interogasi lebih lanjut.
Saat diinerogasi Ari mengakui telah melakukan tindak penganiayaan yang mengakibatkan istrinya meninggal dunia.
Korban Malinda mengalami luka lebam di bagian dada dan punggung.
Korban sudah dilakukan autopsi dan dimakamkan oleh keluarganya.
"Penyebabnya pelaku emosi dan masih dalam keadaan mabuk," sambungnya.
Ari pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya menghuni jeruji besi.
Malinda meninggalkan seorang anak dari pernikahannya dengan Ari.
Sementara itu, penjaga gudang ekspedisi tempat ditemukannya mayat Malinda, Nur Cahyo mengungkapkan, bahwa Ari bukanlah pekerja di gudang tersebut.
Adanya kejadian tersebut menyebabkan gudang untuk sementara waktu tidak bisa digunakan.
Sebab masih terpasang garis polisi.
"Belum tahu sampai kapan, (gudang,Red) tidak bisa digunakan. Hanya halaman depan gudang masih bisa dimanfaatkan untuk parkir truk," ungkap pria 40 tahun itu. (rul)
Editor : Meitika Candra Lantiva