Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gagah Mau Tawuran, Kelompok Pelajar Kocar-kacir saat Dibubarkan Polisi

Muhammad Hafied • Rabu, 13 November 2024 | 00:43 WIB

 

Petugas dari Polsek Karanganyar bersama warga berhasil membubarkan aksi tawuran antar dua kelompok pelajar SMK. (Dokumentasi Polsek Karanganyar)
Petugas dari Polsek Karanganyar bersama warga berhasil membubarkan aksi tawuran antar dua kelompok pelajar SMK. (Dokumentasi Polsek Karanganyar)

KEBUMEN - Tawuran antarkelompok pelajar terjadi di Jalan Revolusi, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Karanganyar, pada Senin (11/11) sore. Mereka kocar-kacir ketika petugas kepolisian mendatangi lokasi tawuran. Saking paniknya satu unit sepeda motor sempat tertinggal di lokasi kejadian.

Tawuran tersebut pecah sekitar pukul 16.50. Diketahui mereka yang terlibat tawuran merupakan dua kelompok pelajar dari sekolah swasta yang berbeda. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun polisi berhasil mengamankan sejumlah pelajar yang terlibat tawuran.

"Kami langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan. Dengan dukungan warga, tawuran cepat dibubarkan," jelas Kapolres Kebumen AKBP Recky, Selasa (12/11).

Baca Juga: Siswa Berlomba Ciptakan Desain Jembatan Inovatif di FTSP Universitas Islam Indonesia Jogja

Recky cukup mengapresiasi peran masyarakat yang ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban lingkungan. Dia juga meminta agar masyarakat tak segan melapor ke polsek terdekat manakal terjadi potensi ganguan terkait kondusifitas wilayah.

"Para pelajar yang terlibat tawuran langsung melarikan diri, panik melihat kedatangan polisi dan warga," ucapnnya.

Recky menjelaskan, dari hasil penyisiran di lokasi petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti. Antara lain sepeda motor yang tergeletak di pematang sawah.

Di dalam jok motor tersebut petugas mendapati empat unit handphone serta surat berkop salah satu SMK swasta di Kecamatan Karanganyar. Barang bukti lain berupa pecahan beton dan sebuah ikat pinggang dengan logo sekolah yang sama.

Baca Juga: Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY Usulkan Uji Emisi Kendaraan Bermotor untuk Jaga Kualitas Udara di Yogyakarta

"Temuan ini memberikan petunjuk kepada polisi terkait identitas sekolah pelajar yang terlibat," jelasnya.

Diketahui tawuran ini dipicu saling ejek antar kelompok pelajar di media sosial. Kedua kelompok tersebut sebelumnya sempat berselisih di dunia maya hingga memutuskan untuk saling bertemu hingga berujung tawuran.

Kapolsek Karanganyar AKP Jakaria menambahkan, dalam waktu dekat para pelajar yang diduga terlibat aksi tawuran akan dilakukan pemanggilan. Mereka juga akan didampingi orang tua serta guru sekolah untuk dilakukan pembinaan.

"Pembinaan dilakukan dengan pendekatan edukatif agar bisa merenungi perbuatannya," terangnya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#kebumen #tawuran #pelajar #swasta #polsek #AKBP #Revolusi #karanganyar #jalan #polisi aceh ganteng