Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tragis! Begini Kronologi Siswa SMP di Deli Serdang Tewas Usai Dihukum Squat Jump 100 Kali Karena Ini

Winda Atika Ira Puspita • Selasa, 1 Oktober 2024 | 18:09 WIB
Ilustrasi orang meninggal dunia.
Ilustrasi orang meninggal dunia.

RADAR JOGJA - Seorang siswa SMP negeri di Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berinisial RSS (14), meninggal dunia Kamis (26/9/2024)

Meninggalnya siswa tersebut diduga, setelah dihukum melakukan 100 kali squat jump oleh gurunya pada kamis (19/9/2024).

Ibu korban Yuliana menjelaskan, sebelumnya anaknya sempat dihukum melakukan 100 kali squat jump oleh guru agamanya.

Hukuman tersebut diberikan, karena korban tidak berhasil menghafal materi yang diajarkan oleh sang guru.

Setelah pulang dari sekolah, korban mengeluh kakinya terasa sakit. Lalu keesokan harinya, korban mulai mengalami demam dan bengkak pada kakinya.

Meskipun sudah dibawa ke klinik, kondisi RSS belum juga membaik dan masih belum bisa bersekolah.

Lantas, pada Selasa (24/9/2024), Yuliana mendatangi sekolah RSS untuk memberi tahu bahwa anaknya tidak bisa hadir karena sakit, dan kondisinya semakin memburuk.

Keluarga korban sempat membawa korban ke klinik terdekat, namun dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Sembiring Deli Tua.

Kemudian, pada Kamis (26/9/2024) pagi, RSS dinyatakan meninggal dunia.

"Hari Rabu anak saya drop, saya bawa ke klinik lagi. Klinik merujuk ke RS Sembiring, hari Kamis pagi setengah 7 kurang, anak saya sudah tidak ada lagi, meninggal dunia," ungkapnya.

Yuliana menceritakan, sebelum kepergian anaknya, mendiang sempat menginginkan agar guru tersebut dipenjara agar tidak mengulangi tindakannya.

Ibu korban juga sempat melaporkan kejadian tersebut ke polisi, namun ia memutuskan untuk tidak melanjutkan proses hukum karena tidak ingin tubuh anaknya dibedah untuk diautopsi. (Arfi Ninda Anggraeni)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#hukuman guru #kronologi #siswa tewas #siswa smp tewas #sumatera utara #tragis #kabupaten deli serdang #squat jump