Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Viral di X, Kekerasan pada Anak di Sulawesi Selatan Membuat Netizen Geram

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 11 September 2024 | 23:28 WIB

Penganiayaan Anak Perempuan Sumber : X@HushWatcID
Penganiayaan Anak Perempuan Sumber : X@HushWatcID
RADAR JOGJA - Viral sebuah video kekerasan terhadap anak baru-baru ini menjadi topik hangat dan membuat netizen geram.

Menurut laporan, video yang di unggah oleh pemilik akun @HushWatcID menunjukkan seorang anak perempuan mengalami kekerasan fisik oleh ayahnya.

Video tersebur memperlihatkan anak tersebut diperlakukan secara kasar dan brutal, hal ini membuat netizen sangat marah.

Netizen di X menunjukkan reaksi yang sangat marah, dengan berbagai komentar-komentar yang menunjukan bahwa mereka sangat marah.

"Innalilahi yaalah nangis banget, kok tega sih sama anak sendiri, gak kebayang adeknya pas udah gede trauma sama cowo karena ayah nya yang cinta pertama seorang anak aja udah gituin dia" tulis salah satu akun @chocopiesstn dikutip Rabu, (11/9/2024).

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku di dalam video tersebut bukan ayah korban melainkan pamanya.

Lokasi kejadian berada di Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba bukan Jeneponto. Penganiayaan terjadi pada Minggu (8/9/2024).

Terlihat dalam video tersebut, pelaku berulang kali memukul korban di bagian kepala lalu membanting dan menendangnya.

Tak habis sampai disitu, pelaku juga tampak mengangkat kaki korban lalu menyeret, pelaku juga menganiaya korban dengan mencoba membakarnya.

Video ini ramai di komentari yang ikut mendidih darahnya melihat pelaku menganiaya korban.

"Alhamdulillah sudah di tangkap" tulis @HusWatcID di kutip Rabu (11/9/2024).

Dengan dukungan Netizen pelaku penganiayan terhadap anak tersebut, telah di tangkap oleh pihak kepolisian.

(Windu Fitri Yansi)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#netizen marah #sulawesi #kekerasan fisik #kekerasan #pada anak #sulawesi selatan