Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tawuran Antar Pelajar di Seyegan Sleman, Satu Orang Tewas Akibat Laka Lantas

Gregorius Bramantyo • Minggu, 8 September 2024 | 23:54 WIB

MENCEKAM: Ilustrasi tawuran
MENCEKAM: Ilustrasi tawuran

SLEMAN, RADAR JOGJA – Aksi perkelahian antar pelajar di Seyegan, Sleman memakan korban.

Satu orang tewas akibat aksi kejar-kejaran di jalanan.

Sebelumnya, beredar informasi di media sosial adanya korban meninggal yang diduga dikejar klitih.

Namun, polisi menampik bahwa peristiwa tersebut adalah klitih, melainkan perkelahian antar pelajar.

Kapolsek Seyegan AKP Pujiono mengatakan, kejadian yang diduga tawuran tersebut terjadi di utara Padukuhan Tegalweru, Kalurahan Margodadi, Seyegan, Sleman.

Kejadian berawal dari tawuran antar pelajar pada Minggu dini hari (8/9/2024) sekitar pukul 02.00 WIB.

Hingga berujung saling kejar antara dua kelompok yang terlibat.

“Itu bukan klitih tetapi perkelahian antar pelajar,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (8/9/2024).

Pujiono menerangkan, tidak ada unsur spontanitas dalam peristiwa yang membuat satu orang meregang nyawa tersebut.

Peristiwa itu merupakan perkelahian antar kelompok pelajar.

Korban tewas diakibatkan oleh kecelakaan lalu lintas.

Adapun korban meninggal dalam insiden ini adalah pemuda berinisial ALF, 15. Korban diduga terjatuh dari kendaraan saat kejar-kejaran tengah berlangsung.

Korban mengalami luka kritis hingga kemudian meninggal.

“Mereka saling kejar-kejaran dan akhirnya saling bertabrakan,” jeals Pujiono.

Ia menyebut, polisi saat ini masih mendalami kronologi dugaan perkelahian antar pelajar ini.

Saat ini, kasus ini sudah masuk dalam proses penyelidikan.

"Sementara masih kami dalami kronologinya. Sudah dalam proses penyelidikan, di-back up Polresta Sleman," ujarnya.

Terpisah, Kapolresta Sleman Kombes Pol Yuswanto Ardi mengatakan, pihaknya memastikan selalu melakukan upaya preventif untuk mencegah peristiwa kejahatan jalanan.

Yakni patroli ke sejumlah wilayah rawan. Termasuk merespons dengan cepat jika ada laporan dari warga.

Meski demikian, Ardi juga mendorong agar orangtua lebih berperan aktif dengan mengawasi dan memantau aktivitas anak.

Termasuk melarang beraktivitas di luar jam masyarakat.

"Peran dan kepedulian orangtua untuk ikut awasi anak masing-masing agar tidak keluar malam.

Jaga anak masing-masing agar tidak menjadi pelaku maupun korban," imbaunya. (tyo)

Editor : Bahana.
#Kecelakaan #korban tewas #Sleman #tawuran #Seyegan