RADAR JOGJA- Warga Desa Arjowinangun, Kecamatan Buluspesantren dikagetkan dengan penemuan bayi merah pada pada Senin (2/9) malam. Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut ditelantarkan di depan teras rumah warga dalam posisi tali pusar sudah terputus.
Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh Ahyadin, 50, warga Padukuhan Kepuhsantren desa setempat. Penemuan bayi ini berawal ketika Ahyadin terbangun lantaran mendengar tangisan bayi dari arah teras rumah.
Pada malam itu sekitar pukul 20.45 dia beranjak dari tidur dan keluar rumah untuk memastikan keadaan. Tak disangka, ketika dicek Ahyadin terkejut karena melihat seorang bayi berbalut kain berada di atas kursi depan teras rumah.
Baca Juga: Kampung Wisata Warungboto Menawarkan Perpaduan Sejarah, Edukasi dan Budaya Yogyakarta
Atas peristiwa ini warga kemudian melaporkan ke Polsek Buluspesantren dan Puskesmas Buluspesantren. Berdasar hasil pengecekan kesehatan bayi mungil tersebut dalam kondisi sehat.
"Saat ini telah dievakuasi ke RSUD Kebumen," jelas Plt Kasi Humas Polres Kebumen Aiptu Nanang Faulatun, Selasa (3/9).
Kapolsek Buluspesantren Iptu Walali Saebani menambahkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) besar kemungkinan bayi tersebut sengaja ditelantarkan seseorang. Beruntung bayi tersebut segera ditemukan sehingga langsung mendapatkan pertolongan.
"Semoga kita segera menemukan orang yang menelantarkan bayi tersebut," kata Wawali.
Dia menerangkan, berdasar keterangan petugas puskesmas, bayi tersebut lahir tanpa bantuan tim medis karena masih ditemukan bekas potongan tali pusar tidak sesuai ketentuan. "Masih kami selidiki dan mengumpulkan sejumlah bukti dan saksi di lapangan," pungkasnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo