Sosok ini dilaporkan oleh tim PSS Sleman pada 2021 atas kasus dokter gadungan selama bertugas di PSS Sleman.
Pelaku tercatat juga pernah menjadi Tim Medis Timnas Indonesia.
Polresta Sleman menerbitkan daftar DPO di akun Instagram miliknya, Senin (29/1).
Penerbitan status ini karena Amin, sapaannya, mangkir panggilan polisi. Tertulis tindak pidana yang menjerat adalah Pemalsuan Surat-Surat atau Penipuan.
Dikenakan Pasal 263 KUHP atau Pasal 378 KUHP.
Tertulis dalam unggahan DPO itu, Elwizan Aminudin berusia 41 tahun, tinggi badan 70 centimeter dan perawakan biasa.
Warna kulit sawo matang, berambut hitam ikal, bentuk wajah bulat. Alamat rumah terakhir Villa Rizki Ilhami Blok B4, R 004, RW 035, Bojongnangka, Kelapa Dua, Tangerang.
Berikut Kronologi Kasus Dokter Gadungan PSS Sleman :
Terbongkar dari Cuitan Kardiolog
Terbongkarnya kasus ini berawal dari kicauan seorang kardiolog bernama Muhammad Iqbal Amin melalui akun Twitter pribadinya, @iqbalamin89.
Nama Elwizan Aminuddin diyakini tidak terdaftar di aplikasi Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), maupun Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 melakukan penyelidikan atas kegaduhan ini.
Berdasarkan penelusuran PT LIB, terbukti bahwa Elwizan Aminuddin tidak memiliki ijazah kedokteran yang terdaftar.
Temuan tersebut juga sudah dikonfirmasi sendiri oleh Direktur Utama PT LIB, Ahmad Hadian Lukita.
Kasus Elwizan Aminuddin yang memiliki ijazah palsu ini langsung dilaporkan ke pihak PSSI untuk segera ditindaklanjuti.
Elwizan Aminudin Mundur Dari PSS
Pasca kegaduhan ini, Elwizan Aminudin menyatakan mundur dari PSS pada 1 Desember 2021. PSS menindaklanjuti dengan penelusuran ijazah, sertifikat kompetensi, Surat Keterangan Registrasi (STR), dan Surat Izin Praktek (SIP).
Mulai melacak dari Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh tempat Amin menimba ilmu dan terkonfirmasi tak memiliki ijazah kedokteran yang terdaftar.
Dikuatkan dengan verifikasi keabsahan ijazah No: 5752/UN11/WA.01.00/2021 dari Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh yang menyatakan ijazahnya palsu.
PSS Sleman Laporkan Elwizan Aminudin ke Polisi
PSS Sleman resmi melaporkan Elwizan Aminudin ke Polisi atas kasus dokter gadungan. Tercatat di Polresta Sleman dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi, Nomor: STTLP-B/1573/XII/2021/SPKT/POLRES SLEMAN/POLDA DIY.
Tindakan tegas ini didukung oleh sejumlah tim medis Tim sepakbola lainya.
Melanglang Buana di Liga 1 hingga Timnas U-16 dan U-19
Elwizan Aminuddin diketahui pernah bertugas di beberapa klub Liga 1. Sebut saja Madura United, Bali United dan Barito Putera.
Amin juga pernah menjabat sebagai dokter timnas Indonesia U-16 dan U-19.
Aksi Amin sebagai dokter gadungan ini hampir mencelakakan kiper timnas Indonesia, Ernando Ari.
Berupa larangan untuk melakukan operasi pasca cidera. Untungnya Ernando tak mengikuti arahan yang diberikan Amin dan tetap melakukan operasi.
Editor : Bahana.