RADAR JOGJA - Jajaran Ditreskrumum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil mengakhiri teror pesepeda di Yogyakarta.
Sosok ini berhasil diamankan di kawasan Tegalrejo, Kota Jogja, pada Rabu malam (24/1).
Selanjutnya pria misterius ini diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) DIY.
Dari hasil pemeriksaan polisi, sosok pria misterius ini berinisial P dan berusia 53 tahun.
Jajaran Polisi menerima banyak informasi terkait tindakan P yang sangat meresahkan.
Berupa aksi menendang pengendara motor khususnya perempuan yang ditemui di jalan.
Hasil Pemeriksaan Kejiwaan
Kepala Dinsos DIY Endang Patmintarsih membenarkan pihaknya tengah menangani kasus teror pesepeda.
Pelaku merupakan limpahan dari Polda DIY dengan inisial nama P, 53. Pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan kondisi kejiwaan.
“Ini baru tahap assesment. Jika hasil assesment terindikasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), maka kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan DIY untuk merawatnya di RSJ Grhasia, Sleman. Intinya harus sembuh, harus diobati dulu kalau memang dia orang dengan gangguan jiwa," jelas Endang, Jumat (26/1).
Belum Diketahui Asal-Usulnya
Kepala Dinsos DIY Endang Patmintarsih mengungkapkan timnya masih menghimpun biodata P.
Hingga kini jajarannya belum mengetahui asal muasal P. Hanya saja berdasarkan informasi pihak Kepolisian, aksi teror berlangsung di kawasan Kota Jogja hingga perbatasan dengan Kabupaten Sleman.
Walau begitu, Dinsos DIY tetap melakukan pendampingan terhadap P.
Setidaknya hingga diketahui kondisi kejiwaan sosok pria berusia 53 tahun ini.
Untuk kemudian berlanjut dengan tindakan, termasuk mengirimkan ke RSJ Grhsia Pakem jika terindikasi sebagai orang dengan gangguan jiwa.
"Sekalipun dia bukan warga Jogja, tapi kalau dia terlantar di Jogja, ya harus diurus dan kita tindak lanjuti. Nanti dari Dinkes merawat jiwanya dulu atau secara medisnya jika ODGJ, sementara kami dari Dinsos itu rehabilitasi sosialnya,” katanya.
Editor : Bahana.