Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ubak Ubek Solo Raya, Densus 88 Tangkap 10 Terduga Teroris, Berikut Kronologi...

Dwi Agus. • Jumat, 26 Januari 2024 | 20:53 WIB

Tim Densus 88 Antiteror membawa barang bukti saat penggeledahan di rumah kontrakan terduga teroris TA, Desa Nangsri, Kebakkramat, Karanganyar, Kamis (24/1).
Tim Densus 88 Antiteror membawa barang bukti saat penggeledahan di rumah kontrakan terduga teroris TA, Desa Nangsri, Kebakkramat, Karanganyar, Kamis (24/1).
RADAR JOGJA - Dentasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap 10 orang terduga teroris di Solo Raya, Kamis (24/1).

Penangkapan ini tersebar di empat Kabupaten/Kota wilayah Solo Raya. Tepatnya di Karanganyar, Boyolali, Sukoharjo dan Kota Solo.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Stefanus Satake Bayu benarkan adanya penangkapan tersebut.

Seluruh operasi penangkapan dilakukan langsung oleh Densus 88 Antiteror Polri.

Total ada 10 orang yang diamankan Densus 88 Antiteror dalam operasi penangkapan tersebut.

"Pada hari Kamis tanggal 25 Januari 2024, penangkapan terduga terorisme oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di wilayah hukum Rayon Surakarta sebanyak 10 terduga pelaku terorisme. Satu orang terduga teroris di Karanganyar, tiga orang terduga teroris di Boyolali, Lima orang terduga teroris di Sukoharjo, dan satu orang terduga teroris di Kota Solo," jelas Kabid Humas Polda Jateng Kombes Stefanus Satake Bayu.

Detil Terduga Teroris

Penangkapan terduga teroris ini berlangsung di empat Kabupaten/Kota di Solo Raya. Seorang terduga teroris berinisial M dari Kalurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

Terduga teroris inisial TA, 36, warga Kecamatan Kebakkaramat, Karanganyar.

Tiga terduga teroris asal Boyolali diantaranya SW, 45, dari Desa Bade, Kecamatan Klego, TG, 43, di Kecamatan Sambi dan Serta NY, di Desa Blagung, Kecamatan Simo.

Lima terduga asal Boyolali diantaranya inisial P, warga Nguter, S, warga Godog, Kecamatan Polokarto, A dan SG, warga Mojolaban serta M, warga Desa Pondok, Kecamatan Grogol.

Dari Penjual Snack Hingga Petani

Terduga teroris inisial TA asal Kebakkaramat, Karanganyar diketahui bekerja sebagai penjual makanan ringan. Sosok ini juga dikenal sebagai Ketua Takmir tempatnya tinggal.

Pria berusia tahun ini juga baru 8 bulan menghuni Kecamatan Kebakkaramat.

Sementara sosok N yang ditangkap di Sukoharjo adalah produsen dan penjual susu kedelai. Selain itu sosok ini juga berprofesi sebagai petani.

Barang Bukti Busur Panah Hingga Buku Jihad

Terduga teroris inisial N, 50, yang ditangkap di Sukoharjo ditangkap usai salat subuh di masjid sekitar rumahnya.

Dalam penggeledahan di rumah N, Densus 88 menemukan dan membawa sejumlah barang bukti. Diantaranya buku, gawai, busur panah dan anak panah.

Densus 88 juga menggeledah rumah terduga teroris inisial T, 44, warga Dukuh Mutihan, Boyolali. Dari kediaman T, Denus 88 menyita sejumlah barang bukti.

Mulai dari 18 buku berbagai judul dan diantaranya buku-buku jihad, matras hingga ransel. 

Editor : Bahana.
#solo raya #densus 88