RADAR JOGJA - Polisi berhasil menangkap Hendri Cahaya Putra, pelaku rudapaksa terhadap 30 bocah laki-laki di wilayah Sorkam Tapanuli Tengah.
Kabar penangkapan ini diumumkan melalui instastory resmi @polrestapanulitengah pada Kamis, 7 Desember 2023.
Hendri Cahaya Putra, yang sebelumnya merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO), berhasil ditangkap oleh Polres Tapteng setelah melarikan diri ke luar kota dan hilang kontak.
Polisi telah melakukan upaya maksimal untuk menangkap Hendri, dan akhirnya, keberhasilan itu diumumkan melalui media sosial resmi.
Dalam instastory tersebut, polisi menyampaikan bahwa Hendri Cahaya Putra akan segera menjalani konferensi pers untuk memberikan keterangan kepada media terkait tindakannya.
Tertangkapnya Hendri merupakan hasil dari kerja keras tim investigasi Polres Tapteng yang melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.
Sebelumnya, Hendri Cahaya Putra menjadi buronan polisi setelah terbukti melakukan tindak asusila terhadap bocah laki-laki di Tapteng.
Pelaku diketahui melakukan aksi keji ini selama dua tahun sebelum akhirnya terungkap pada November 2023.
Kapolres Tapteng, AKBP Basa Emden Banjarnahor, menjelaskan bahwa Hendri menggunakan modus dengan meminjamkan HP kepada korban untuk bermain game.
"Ketika sedang bermain game, tersangka melakukan aksinya," ungkapnya.
Hasil visum terhadap tujuh korban awal menunjukkan bahwa mereka telah menjadi korban rudapaksa.
Proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi serta korban dilakukan oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Tapteng.
Baca Juga: Manjakan Mata dan Lidah: 4 Kafe Dessert Estetik yang Wajib Dicoba di Jogja
Tim medis dari RSUD Sibolga juga turut terlibat dalam pemeriksaan visum untuk memastikan keadaan korban.
Polisi mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi atau anak yang menjadi korban untuk segera melaporkannya ke Polres Tapteng guna memperkuat proses hukum terhadap Hendri Cahaya Putra.
Hendri Cahaya Putra, pria kelahiran Jakarta pada 24 Januari 1997, saat ini berusia 26 tahun.
Ia merupakan lulusan STMIK Budi Darma, Medan, Sumatera Utara, dengan Program Studi Teknik Informatika.
Pada tahun 2019, Hendri berhasil meraih gelar IPK cumlaude sebesar 3,69.
Selama masa kuliah, ia aktif di beberapa organisasi kampus, termasuk menjadi Ketua HUMAS LDK AL-Hayyan, Wakil Ketua HIMATIKA, dan Ketua PHBI LDK Al-Hayyan.
Editor : Bahana.