RADAR JOGJA - Kejadian mengejutkan terjadi di Jakarta saat ini, di mana enam pelajar SMA telah ditangkap dengan tuduhan terkait penyebaran teror bom di Koja Trade Mall.
Dilansir dari laman narasinewsroom Jumat (3/11), keenam pelajar itu diduga yang menyebar ancaman terror bom di Koja Trade Mall yang terletak di daerah Jakarta Utara pada.
Polisi telah berhasil mengamankan keenam pelajar ini pada (2/11).
Ketika diinterogasi oleh pihak berwenang, para pelajar ini mengaku terinspirasi oleh nama Nurdin M Top.
Noordin M Top adalah gembong teroris asal Malaysia yang merupakan dalang dari berbagai aksi teror di Indonesia, termasuk Bom Malam Natal tahun 2000, Bom JW Marriot tahun 2003, dan Bom Kedutaan Besar Australia tahun 2004.
Kapolsek Koja,Kompol Muhammad Syahroni mengungkapkan meski begitu,ia memastikan keenam pelajar itu,tidak terafiliasi dengan jajringan terrorise.
“Mereka tidak terafiliasi dengan jaringan teroris tertentu.Ini kita buktikan dengan wawancaraa dengan pihak keluarga dan pihak sekolah yang semuanya kita nyatakan steril”,kata Syahroni.
Lebih lanjut Syahroni mengatakan bahwa keenam pelajar itu mengaku hany aingin membuat lelucon atau prank ke sesame temannya.
Diketahui sebelumnya,Koja Trade Mall yang berada di Jakarta Utara mendpat terror atau ancaman dari orang tidak dikenal pada (2/11).
Ancaman teror tersebut kemudian segera dilaporkan oleh pihak manajemen mal kepada pihak berwajib.
Menanggapi laporan tersebut, kemudian sejumlah personel kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan penyisiran.
Pihak keamanan telah meningkatkan tingkat kewaspadaan di sekitar Koja Trade Mall dan wilayah sekitarnya, serta terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan bahwa tidak ada ancaman serius lainnya.(Fatimah Rizqi Z)
Editor : Bahana.