Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Film Dokumenter Ice Cold Coffee Viral, Hotman Paris Beberkan Cara Agar Jessica Wongso Bisa Bebas

Bahana. • Jumat, 6 Oktober 2023 | 05:05 WIB

 

Film Dokumenter Ice Cold Murder, Coffee and Jessica Wongso  (Netflix)
Film Dokumenter Ice Cold Murder, Coffee and Jessica Wongso (Netflix)

RADAR JOGJA – Film Dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso yang sudah tayang di Netflix pada 28 September 2023 kembali menyita perhatian publik.

Dalam film dokumenter banyak sekali kejanggalan yang membuat publik bertanya – tanya.

Banyak pro dan kontra setelah film dokumenter ini tayang. Dilansir dari movie.indonesia.id, Jessica telah ditetapkan sebagai terdakwa atas pembunuhan Mirna Salihin dengan hukuman penjara selama 20 tahun.

Melalui video Tiktok yang diunggah oleh Hotman Paris menyebutkan ada cara untuk menyelamatkan Jessia Wongso yang divonis bersalah atas perbuatannya yang belum pasti.

“Kasus Jessica dari awal tidak diterapkan prinsip harus ada dua alat bukti sebelum seseorang di pidana, tapi lebih menonjol keyakinan hakim. Di Eropa dan di Amerika, seseorang tidak bisa divonis hukuman seperti ini kalau buktinya ragu – ragu,” ungkap Hotman melalui video Tiktoknya.

Bukti tersebut harusnya tidak boleh ada keraguan sedikit pun artinya harus ada bukti telak yang menetapkan Jessica Wongso bersalah atas pembunuhan sahabatnya, Mirna Salihin.

Dalam kasus Jessica ini bukti telak itu tidak ditemukan.

Hotman sendiri tidak tahu apakah kesalahan siapa ini, apakah di pengacara, ia tidak tahu. Ada saksi ahli yang didatangkan dipersidangan yang memberatkan Jessica.

Saksi ahli berani mengatakan bahwa racun tersebut diletakkan tanggal sekian dan tanggal sekian. Padahal belum  tentu saksi ahli tersebut tahu kronologi kejadian secara detail.

“Jadi bagaimana mungkin dia bisa tahu kapan dan jam berapa racun itu diletakkan. Karena dengan jam bersama Jessica sudah berada di meja, seolah – olah Jessica sudah ada di tkp. Orang akan beranggap bahwa Jessica yang meletakkan,” ucap Hotman.

Untuk menyelamatkan Jessica harus meminta grasi kepada Presiden. Grasi adalah pengampunan berupa perubahan, peringanan, dan penghapusan pelaksanaan pidana kepada terpidana yang diberikan oleh presiden.

“Kalau ingin menyelamatkan Jessica adalah mengajukan grasi ke Presiden. Namun, harus melakukan pembicaraan kepada tim presiden. Siapa tau ada prospek grasi tersebut dikabulkan. Karena upaya hukum melalui pengadilan sudah tutup,” kata Hotman.

“Keputusan atas Jessica atas pertimbangan hakim yang murni didasarkan kepada perkiraan, kemungkinan, dan probabilitas bukan berdasarkan bukti langsung. Padahal kalau mau dibantah dari pandangan lain juga bisa berbeda. Dua sisi yang berbeda gampang dibantai. Tapi putusan PK adalah putusan final. Dan itu adalah hukum,” ungkapnya kembali.

Mengajukan grasi juga Jessica harus mengakui kesalahann, bisa ia memang melakukan hal ini. Dalam artian, Jessica mengakui bila memang dia yang melakukan pembunuhan tersebut. Kemungkinan hukumannya dikurangi bila grasinya dikabulkan.

Namun, grasi tidak dapat dilakukan dengan mudah, butuhnya proses dan dukungan yang besar dari masyarakat agar hal ini dapat terkabul. (Juliana Belence)

 

Editor : Bahana.
#amerika #sianida #racun #radar jogja #hotman paris #Radar Jogja Onlie #Ice Cold Murder Coffee and Jessica Wongso