RADAR JOGJA - Morgan State University menjadi sorotan berita setelah terjadi penembakan yang melukai setidaknya empat orang di sekitar Morgan State University.
Menurut pihak berwenang Baltimore, kejadian tersebut menyebabkan universitas tersebut memasuki status lockdown.
Keempat korban penembakan tersebut telah dilarikan ke rumah sakit dengan luka-luka yang tidak mengancam jiwa, seperti yang diungkapkan oleh juru bicara polisi Baltimore.
Salah satu pasien dari serangan ini sedang dirawat di Johns Hopkins Bayview Medical Center.
Namun, detail lebih lanjut tentang situasi ini masih belum jelas. Polisi Baltimore mengeluarkan peringatan kepada masyarakat melalui platform media sosial X sekitar pukul 22.00 untuk berlindung di tempat mereka masing-masing.
"Saat ini sedang dilakukan penyelidikan aktif terkait laporan tembakan di sekitar kampus," demikian pernyataan dari universitas dalam peringatan awal mereka.
"Harap hindari area sekitar Thurgood Marshall Hall dan Murphy Fine Arts Center dan berlindung di tempat," tambah pernyataan tersebut.
Sayangnya, Morgan State University tidak segera merespons permintaan komentar.
Polisi di platform X memberikan alamat kejadian sebagai blok 1700 Argonne Drive, yang tampaknya berlokasi di dalam kampus.
Pada semester musim gugur tahun lalu, universitas ini memiliki sekitar 9.100 mahasiswa.
Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak federal mengatakan bahwa mereka sedang membantu polisi Baltimore dalam penyelidikan ini. (Cici Jusnia/RADAR JOGJA)
Editor : Bahana.