"Itu dilaksanakan oleh Dinas P2AP2KB Kabupaten Sleman. Bentuknya konseling, kami mengarahkan ke sana. Administrasi kami siapkan, hasilnya akan kami tindaklanjuti," jelas Safiudin ditemui di Mapolresta Sleman, Rabu (8/2).
Dia menyebut hingga saat ini pihaknya masih menempuh upaya pendekatan dengan korban. Ini lantaran ada beberapa korban yang tidak mau untuk menjalani konseling. Alasannya karena tak ada permasalahan yang dirasakan.
"Untuk saat ini kami masih pendekatan supaya korban kami bawa ke konseling di psikolog," katanya.
Selain pemulihan kondisi psikis korban, juga ada pemeriksaan kesehatan jiwa terhadap tersangka. Kini pihaknya masih melengkapi administrasi penyidikan untuk menahan tersangka.
Berkaitan dengan korban, Safiudin memastikan tak ada tambahan korban. Data terakhir menyebut korban berjumlah 20 orang.
"Untuk sementara belum ada (korban tambahan)," katanya. (isa/dwi) Editor : Editor News