GUNUNGKIDUL - Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) Gunungkidul resmi pindah lokasi. Mulai Minggu (27/9), kegiatan yang sebelumnya digelar di Jalan Masjid Barat Alun-Alun Wonosari tersebut berlangsung di Jalan Brigjen Katamso, Wonosari.
Pantauan Radar Jogja pemindahan lokasi langsung terlihat dari ramainya aktivitas warga sejak pagi. Ruas Jalan Brigjen Katamso ditutup untuk kendaraan mulai pukul 05.00 hingga 10.00 WIB. Arus lalu lintas kemudian dialihkan melalui Jalan Ksatriyan.
Warga memanfaatkan kawasan tersebut untuk berolahraga, berjalan-jalan, hingga berburu kuliner. Sejumlah pedagang dan pelaku UMKM juga membuka lapak di sekitar lokasi CFD.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih membuka pelaksanaan CFD di lokasi baru tersebut. Dia mengatakan pemindahan lokasi merupakan bagian dari evaluasi penyelenggaraan HBKB agar menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Kulon Progo Turun Tangan Tindak Lanjuti Polemik Tambang Pasir Tuksono
“HBKB terus kita evaluasi dan kembangkan sesuai dinamika kebutuhan masyarakat. Hari ini kita melihat partisipasi yang luar biasa di lokasi baru ini,” kata Endah seusai membuka CFD.
Menurut dia, CFD tidak sebatas menjadi ruang aktivitas olahraga. Keberadaannya juga diharapkan membuka ruang interaksi masyarakat sekaligus memberi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produknya.
Pemindahan CFD tersebut telah diatur melalui Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 19 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan HBKB.
Endah juga menyinggung potensi CFD sebagai salah satu titik singgah wisatawan. Wisatawan yang hendak menuju destinasi wisata di Gunungkidul dapat menikmati kuliner maupun produk UMKM di kawasan Wonosari sebelum melanjutkan perjalanan.
Pengaturan arus kendaraan selama CFD dilakukan petugas gabungan Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Gunungkidul. Petugas ditempatkan di sejumlah titik untuk mengarahkan kendaraan selama Jalan Brigjen Katamso ditutup.
Salah seorang pengunjung, Kharisma Sari, warga Logandeng, Playen, mengaku lebih nyaman dengan lokasi baru tersebut.
“Kalau dilihat-lihat lebih ramai. Jadi lebih luas, sehingga bisa menampung lebih banyak pedagang dan pengunjung,” katanya.
Baca Juga: Kylian Mbappe Cedera Lutut Usai Cetak Gol untuk Prancis, Terancam Absen Beberapa Laga Real Madrid
Pedagang lainnya, Sri Hartatik, juga menyambut pemindahan lokasi tersebut. “Tempat lebih luas kepada para pelaku usaha dan UMKM. Kalau seperti ini semoga ke depan lebih ramai,” ujarnya.(cr1)
Editor : Bahana.