Gelar Potensi Pertanian 2026 Jadi Ruang Pemkab Gunungkidul Dengarkan Keluhan Petani

Dzika Fajar • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 21:15 WIB
UNJUK POTENSI: Sejumlah produk pertanian dipamerkan dalam Gelar Potensi Pertanian 2026 di DPP Gunungkidul Selasa (22/9). (DZIKA FAJAR/RADAR JOGJA)
UNJUK POTENSI: Sejumlah produk pertanian dipamerkan dalam Gelar Potensi Pertanian 2026 di DPP Gunungkidul Selasa (22/9). (DZIKA FAJAR/RADAR JOGJA)

GUNUNGKIDUL - Gelar Potensi Pertanian 2026 tidak hanya menjadi ajang memamerkan hasil pertanian Gunungkidul. Di balik 22 stan yang menampilkan beragam produk, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi petani.

“Jadi kita ingin memberikan ajang bagi petani untuk menggelar potensi yang ada,” beber Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul Aning Sri Mintarsih Selasa (22/9).

Baca Juga: Kompetisi Seri A Askab PSSI Sleman 2026 Resmi Bergulir, Jadi Momentum Kebangkitan Sepak Bola Daerah

Menurut Aning, gelaran yang digelar hingga hari ini (23/9) juga diarahkan untuk membuka akses pasar. Petani dapat memperkenalkan produknya secara langsung kepada masyarakat maupun calon pembeli. Terlebih 22 stan yang ikut merupakan kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), serta sejumlah asosiasi tani. Produk yang ditampilkan beragam, mulai bibit, varietas tanaman, teknologi pertanian, produk olahan, hingga tanaman hias dan anggrek.

Namun, interaksi dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada urusan pemasaran. Pertemuan langsung antara petani dan pemerintah juga dimanfaatkan untuk menggali kebutuhan serta kendala yang selama ini dihadapi di lapangan.

Baca Juga: DP3 Sleman Salurkan 10 Unit Armada Koling dan Darling, Siap Populerkan Kopi Merek Nirmalagiri

Kepala DPP Kabupaten Gunungkidul Rismiyadi mengatakan, potensi pertanian daerah cukup besar dan perlu ditampilkan secara langsung melalui kegiatan tersebut. Menurutnya, pameran menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan hasil pertanian dengan masyarakat sekaligus membangun komunikasi dengan petani. “Gunungkidul memiliki potensi yang luar biasa, sehingga dengan adanya pameran ini kita bisa menampilkan hasil dari petani langsung,” katanya.

Dia menambahkan, komunikasi langsung dengan petani penting agar pemerintah tidak hanya melihat sektor pertanian dari sisi produksi dan hasil yang dipamerkan. “Dengan adanya ini kita bisa ngobrol langsung dengan petani seperti ini, sehingga kita tahu masalahnya,” tandasnya. (cr1/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul potenis pertanian DPP Kabupaten Gunungkidul Pertanian Petani