GUNUNGKIDUL - Warga RT 06 Padukuhan Gari, Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari, memilih cara berbeda dalam memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Alih-alih menggelar hiburan, warga mengalokasikan dana swadaya untuk memperbaiki jalan lingkungan yang rusak dan berlubang.
Jalan tersebut merupakan akses yang digunakan warga dalam aktivitas sehari-hari. Perbaikannya dilakukan secara gotong royong dengan mengumpulkan iuran untuk membeli aspal dan material yang dibutuhkan.
Ketua RT 06 Supriyanto mengatakan, keputusan memperbaiki jalan diambil karena kondisi akses tersebut dinilai lebih membutuhkan perhatian. Selain lebih mendesak, manfaatnya juga dapat dirasakan bersama.
Baca Juga: Pilur Serentak Gunungkidul: Penetapan DPT Belum Tuntas, Komposisi 230 TPS Dipastikan Tetap
“Akses jalan lebih mendesak dan manfaatnya bisa dirasakan bersama. Kami tetap merayakan, tetapi dengan cara kami seperti ini,” kata Supriyanto.
Menurutnya, warga memilih menggunakan dana yang ada untuk kebutuhan bersama daripada menggelarnya dalam bentuk hiburan. Terlebih, jalan tersebut menjadi akses yang digunakan masyarakat setiap hari.
Dukuh Gari Ririn Nur Yati mengatakan, perbaikan jalan tersebut bukan kegiatan yang secara khusus dirancang untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI. Perbaikan merupakan inisiatif warga yang kebetulan waktunya bertepatan dengan momentum 17 Agustus.
Baca Juga: Gunung Merapi Masih Berstatus Siaga, 92 Kali Guguran Lava Terjadi Sepanjang Hari
“Kegiatan ini spontan, murni inisiatif warga. Masyarakat tahu jalan ini untuk kepentingan mereka sendiri,” ujarnya.
Ririn mengatakan keterbatasan anggaran membuat warga memilih mengandalkan swadaya. Mereka mengumpulkan iuran untuk membeli aspal, kemudian pengerjaannya dilakukan secara bersama-sama.
“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, kami swadaya iuran untuk membeli aspal, lalu kami perbaiki bersama-sama,” katanya.
Baca Juga: Enam Pesawat TNI AU Dikerahkan Bawa Bantuan ke Wilayah Terdampak Bencana
Menurut Ririn, gotong royong memperbaiki jalan bukan kali pertama dilakukan warga. Setiap kali terdapat jalan lingkungan yang rusak, masyarakat berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya sesuai kemampuan.
“Ini merupakan agenda rutin ketika ada jalan yang rusak, tetapi kebetulan momennya pas dengan 17 Agustus,” jelasnya.
Meski tidak menggelar hiburan besar, warga tetap memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan kegiatan sederhana. Perlombaan untuk anak-anak dan warga tetap digelar sebagai bagian dari perayaan. (cr1)
Editor : Winda Atika Ira Puspita