GUNUNGKIDUL - Bantuan air bersih di Gunungkidul diperkirakan masih dibutuhkan hingga awal Desember 2026. Meski musim hujan diprediksi mulai datang pada November, air hujan belum serta-merta membuat kebutuhan air warga terdampak kekeringan terpenuhi.
Kondisi tersebut membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul menyiapkan tambahan bantuan hingga 5.000 tangki air bersih. Tambahan tersebut akan diajukan melalui Belanja Tak Terduga (BTT) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono mengatakan, kebutuhan tambahan tersebut dihitung berdasarkan perkembangan penyaluran air di lapangan serta perkiraan panjang musim kemarau.
Baca Juga: Pilur Serentak Gunungkidul: Penetapan DPT Belum Tuntas, Komposisi 230 TPS Dipastikan Tetap
“Dengan status Bencana hidrometeorologi, maka bisa mengakses anggaran BTT untuk menambah anggaran dropping air bersih,” kata Purwono, Senin (24/8/2026).
Hingga Jumat (21/8/2026), BPBD telah menyalurkan 484 tangki air atau setara sekitar 2,67 juta liter kepada masyarakat terdampak kekeringan. Sementara alokasi awal bantuan air bersih tahun ini sebanyak 800 tangki.
Dengan melihat kebutuhan tersebut, BPBD memperkirakan alokasi yang tersedia hanya mampu menopang distribusi hingga pertengahan September. Padahal, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau masih berlangsung hingga November.
Baca Juga: Gunung Merapi Masih Berstatus Siaga, 92 Kali Guguran Lava Terjadi Sepanjang Hari
Karena itu, tambahan 5.000 tangki tersebut disiapkan untuk menjaga distribusi air tetap berjalan selama masa transisi dari kemarau menuju musim hujan.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, penanganan kekeringan membutuhkan keterlibatan pemerintah dan masyarakat.
“Hutan yang menjadi bagian terluas di Daerah Istimewa Yogyakarta dan dalam posisi sekarang ada musibah hidrometeorologi, maka sudah selayaknya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama seluruh warga untuk bersatu padu menyamakan derap langkah untuk menanggulangi kekeringan,” ujarnya usai apel Pramuka di Alun-Alun Gunungkidul belum lama ini. (cr1)
Editor : Winda Atika Ira Puspita