Gencarkan Vaksinasi PMK, Pemberian di Gunungkidul Baru Capai 39 Persen: Sasar Populasi 136 Ribu 

Dzika Fajar • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:15 WIB
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Gunungkidul Retno Widyastuti menjelaskan perkembangan vaksinasi PMK di Gunungkidul, Rabu (12/8/2026). Dzika Fajar/Radar Jogja
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Gunungkidul Retno Widyastuti menjelaskan perkembangan vaksinasi PMK di Gunungkidul, Rabu (12/8/2026). Dzika Fajar/Radar Jogja

GUNUNGKIDUL – Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul masih menggencarkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di wilayahnya. Pemberiannya dilakukan kepada ternak yang dalam kondisi sehat. Ini sebagai langkah pencegahan  sebelum penyakit menyerang.

Vaksinasi tersebut dilakukan melalui program Gerakan Melindungi Ternak dari PMK dan Penyakit Hewan Menular (GEMPUR). Enam Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskeswan diterjunkan untuk melakukan vaksinasi di berbagai wilayah.

Kepala DPP Gunungkidul Rismiyadi mengatakan, vaksinasi itu diberikan melalui program gerakan melindungi ternak dari PMK dan penyakit hewan menular (GEMPUR). Enam Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskeswan diterjunkan untuk melakukan vaksinasi di berbagai wilayah.

Baca Juga: Suarakan Inklusi! Bendera Merah Putih Membentang 1 Kilometer di Malioboro, Pecahkan Rekor MURI

“Hingga 10 Agustus 2026, sebanyak 14.425 dosis vaksin telah diberikan. Atau sekitar 39 persen dari total 37.400 dosis yang disiapkan pemerintah pusat dan daerah tahun ini,” katanya, Rabu (12/8/2026).

Dia menjelaskan, Gunungkidul memiliki populasi sapi sekitar 136.000 ekor. Mobilitas ternak dari Gunungkidul ke luar daerah membuat perlindungan kesehatan hewan menjadi penting untuk mencegah penyebaran penyakit.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DPP Gunungkidul Retno Widyastuti menambahkan, vaksinasi telah berjalan sejak awal tahun. Pelaksanaannya dilakukan oleh puskeswan yang bergerak setiap hari untuk memperluas cakupan vaksinasi.

Baca Juga: 22 KK di Padukuhan Banaran, Kulon Progo Terdampak Kekeringan, 5.000 Liter Air Cukup untuk Tiga Hari

Dari total 37.400 dosis yang tersedia, 30.400 dosis berasal dari alokasi pemerintah pusat. Pemkab Gunungkidul menambahkan 7.000 dosis melalui APBD.

“Dari kabupaten melalui dana APBD sebanyak 7 ribu dosis,” jelasnya.

Vaksinasi kemudian diperkuat melalui Bulan Vaksinasi PMK sepanjang Agustus. Namun, pelaksanaannya tidak berhenti pada momentum tersebut. Vaksinasi akan dilakukan secara rutin terhadap ternak yang masuk sasaran, dengan pengulangan sekitar enam bulan sekali sesuai kebutuhan.

Gunungkidul juga memiliki riwayat penyakit hewan menular, di antaranya PMK, lumpy skin disease (LSD), dan antraks. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah daerah mempertahankan vaksinasi sebagai langkah pencegahan. (cr1/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
DPP Gunungkidul Vaksinasi PMK Gunungkidul hewan ternak kondisi sehat