GUNUNGKIDUL – Sedikitnya tujuh pengendara diduga mengalami kecelakaan tunggal dalam semalam di lokasi proyek peningkatan Jalan Playen–Paliyan.
Tepatnya di titik penggalian gorong-gorong yang baru mulai dikerjakan pada Rabu (22/7) malam. Sementara itu, kepolisian mencatat dua korban harus menjalani perawatan di RSUD Wonosari.
Salah seorang warga sekitar, Wahyu Tri, mengaku beberapa kali menyaksikan kecelakaan tunggal di lokasi proyek sejak malam hari.
"Kalau jumlah pastinya saya tidak menghitung, mungkin sekitar tujuh kejadian," ujarnya, Jumat (24/7).
Minimnya penerangan di sekitar lokasi diduga membuat pengendara terlambat menyadari adanya perubahan kondisi jalan akibat pekerjaan proyek. "Kemarin gelap, listriknya cuma sampai sini," katanya sambil menunjukkan salah satu kios yang berada di dekat lokasi.
Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polres Gunungkidul Ipda Martana mengatakan, saat petugas mendatangi lokasi belum terlihat adanya penanda yang cukup jelas di area pekerjaan.
"Saya perintahkan untuk segera dipasang police line untuk pengamanan sementara," tegasnya.
Martana menyebut, berdasarkan data yang diterima kepolisian, terdapat dua korban yang mengalami luka hingga harus menjalani perawatan di RSUD Wonosari.
Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait maupun pelaksana proyek untuk mengevaluasi sistem pengamanan selama pekerjaan berlangsung agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Gunungkidul, AKP Subarsana, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan tersebut selama pekerjaan berlangsung.
"Kepada pemborong agar memasang rambu-rambu dan penerangan yang memadai supaya tidak ada korban berikutnya," pesannya. (cr1/pra)
Editor : Heru Pratomo