GUNUNGKIDUL – Sebuah mobil sedan milik warga Padukuhan Ngunut Tengah, Kalurahan Ngunut, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, terbakar saat hendak diservis, Kamis (9/7) sekitar pukul 12.30. Kobaran api juga merembet hingga membakar garasi dan meteran listrik di lokasi kejadian.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Gunungkidul, Handoko, menjelaskan peristiwa bermula ketika pemilik mobil, Pramono (50), mencoba menyalakan sekaligus menyervis kendaraan yang telah lama tidak digunakan.
"Saat proses tersebut terjadi error pada mesin sehingga muncul percikan api dari sistem pengapian yang kemudian menyambar bensin dan memicu kebakaran," kata Handoko.
Pramono mengaku saat itu tengah menyervis mobilnya secara mandiri di rumah. Setelah mesin berhasil dinyalakan dan kendaraan diparkir, tiba-tiba muncul percikan api dari bagian belakang mesin.
"Setelah saya parkir muncul percikan api dari bagian mesin belakang," ungkap Pramono saat ditemui di kediamannya.
Menurutnya, kobaran api dengan cepat membesar lantaran tangki bahan bakar kendaraan dalam kondisi penuh sehingga api lebih mudah membesar.
Baca Juga: Duh, Reklame Rokok Berstiker Pajak Pemkab Wonogiri Ditemukan di Kulon Progo, Kecolongan?
Mengetahui api terus membesar, Pramono segera meminta bantuan warga sekitar sembari melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Menerima laporan itu, UPT Pemadam Kebakaran Gunungkidul menerjunkan dua unit armada beserta personel ke lokasi.
Bersama warga, petugas berhasil memadamkan api sebelum merembet ke bangunan lain. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang masih menyala.
Baca Juga: Eternit Menara Masjid Agung Sleman Rontok, Dipasang Spanduk Peringatan
Akibat kebakaran tersebut, satu unit mobil sedan terbakar hingga hampir keseluruhan. Selain itu, garasi berukuran 4 x 6 meter yang terbuat dari konstruksi kayu dengan atap asbes juga mengalami kerusakan.
Handoko memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 50 juta. (cr1/pra)
Editor : Heru Pratomo