Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sepekan Hilang di Hutan Selorejo, Jenazah Lansia 81 Tahun Ditemukan Warga di Kawasan Hutan Produksi dalam Keadaan Meninggal Dunia

Yusuf Bastiar • Selasa, 30 Juni 2026 | 21:30 WIB
OPERASI SELESAI: Kapolsek Paliyan sedang memimpin apel penutupan operasi pencarian pasca ditemukannya korban. (Dokumentasi Polsek Paliyan)
OPERASI SELESAI: Kapolsek Paliyan sedang memimpin apel penutupan operasi pencarian pasca ditemukannya korban. (Dokumentasi Polsek Paliyan)

GUNUNGKIDUL - Pencarian selama tujuh hari terhadap Kasemo Sentono alias Mbah Kasemo, 81, warga Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, akhirnya membuahkan hasil. Lansia yang dilaporkan hilang sejak sepekan lalu ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Hutan Selorejo Selasa (30/6).

Kapolsek Paliyan AKP Slamet Riyanto mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan seorang warga yang tengah beraktivitas di kawasan hutan sekitar pukul 10.50. Awalnya warga tersebut mencium aroma menyengat sebelum menemukan sesosok jasad dalam kondisi telah membusuk.

Baca Juga: Disbud Bantul Catat Tiga Kebudayaan Akan diajukan sebagai WBTB

"Karena ketakutan, warga langsung lari ke desa dan melaporkan penemuan tersebut," ujar Slamet kepada wartawan kemarin (30/6).

Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Tim SAR Gabungan yang langsung menuju lokasi untuk melakukan identifikasi. Setelah dilakukan pengecekan, jasad dipastikan merupakan Kasemo Sentono, lansia yang menjadi objek pencarian sejak dilaporkan hilang. Menurut Slamet, korban ditemukan di kawasan hutan milik Perhutani yang tidak digarap sebagai lahan pertanian sehingga cukup sulit dijangkau.

"Lokasinya memang berada di kawasan hutan yang tidak tergarap. Dari hasil perkiraan kami, korban sudah meninggal kurang lebih selama satu minggu," ujarnya.

Baca Juga: Usai Periksa 14 Orang, Polda DIY Akan Panggil Saksi Ahli dalam Kasus Dugaan Malapraktik RSUD Prambanan

Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam. Sekitar pukul 12.00 jenazah berhasil dibawa keluar dari lokasi penemuan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah berpamitan dari rumah tetangganya untuk berjalan kaki menuju rumah anaknya di wilayah Gebang, Kanigoro, Saptosari. Namun hingga beberapa hari kemudian korban tidak pernah tiba di lokasi tujuan sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut.

Kepala Kantor SAR Jogjakarta Rio Banupanitis menjelaskan, pada hari ketujuh operasi pencarian, penyisiran dilakukan sejak pukul 08.00. Tim darat melakukan pencarian menggunakan metode open grid, sementara unsur lainnya memperluas pencarian melalui pemantauan udara menggunakan drone thermal.

Baca Juga: PSS Sleman Akan Pertahankan Para Pemain Muda; untuk Stabilitas Skuad sekaligus Bentuk Komitmen Klub Melakukan Regenerasi 

"Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan sekitar pukul 10.50 WIB di koordinat 8°01'36.1" LS dan 110°33'01.2" BT. Selanjutnya korban dievakuasi dan pukul 12.00 diserahkan kepada pihak keluarga," jelasnya. (bas/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#hutan selorejo #lansia #Paliyan #Kapanewon Paliyan #meninggal