GUNUNGKIDUL - Pencarian selama tujuh hari terhadap Kasemo Sentono alias Mbah Kasemo, 81, warga Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, akhirnya membuahkan hasil. Lansia yang dilaporkan hilang sejak sepekan lalu ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Hutan Selorejo Selasa (30/6).
Kapolsek Paliyan AKP Slamet Riyanto mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan seorang warga yang tengah beraktivitas di kawasan hutan sekitar pukul 10.50. Awalnya warga tersebut mencium aroma menyengat sebelum menemukan sesosok jasad dalam kondisi telah membusuk.
Baca Juga: Disbud Bantul Catat Tiga Kebudayaan Akan diajukan sebagai WBTB
"Karena ketakutan, warga langsung lari ke desa dan melaporkan penemuan tersebut," ujar Slamet kepada wartawan kemarin (30/6).
Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Tim SAR Gabungan yang langsung menuju lokasi untuk melakukan identifikasi. Setelah dilakukan pengecekan, jasad dipastikan merupakan Kasemo Sentono, lansia yang menjadi objek pencarian sejak dilaporkan hilang. Menurut Slamet, korban ditemukan di kawasan hutan milik Perhutani yang tidak digarap sebagai lahan pertanian sehingga cukup sulit dijangkau.
"Lokasinya memang berada di kawasan hutan yang tidak tergarap. Dari hasil perkiraan kami, korban sudah meninggal kurang lebih selama satu minggu," ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam. Sekitar pukul 12.00 jenazah berhasil dibawa keluar dari lokasi penemuan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah berpamitan dari rumah tetangganya untuk berjalan kaki menuju rumah anaknya di wilayah Gebang, Kanigoro, Saptosari. Namun hingga beberapa hari kemudian korban tidak pernah tiba di lokasi tujuan sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut.
Kepala Kantor SAR Jogjakarta Rio Banupanitis menjelaskan, pada hari ketujuh operasi pencarian, penyisiran dilakukan sejak pukul 08.00. Tim darat melakukan pencarian menggunakan metode open grid, sementara unsur lainnya memperluas pencarian melalui pemantauan udara menggunakan drone thermal.
"Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan sekitar pukul 10.50 WIB di koordinat 8°01'36.1" LS dan 110°33'01.2" BT. Selanjutnya korban dievakuasi dan pukul 12.00 diserahkan kepada pihak keluarga," jelasnya. (bas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita