GUNUNGKIDUL - Kecelakaan tunggal di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ruas Saptosari-Panggang, Gunungkidul kembali terjadi Senin (29/6). Kejadian ini turut dikaitkan dengan minimnya fasilitas keselamatan jalan, khususnya penerangan. Sebab dari kebutuhan sekitar 4.000 titik penerangan jalan umum (PJU) di JJLS sepanjang 80 kilometer, hingga kini baru sekitar 200 titik yang terpasang. Namun, ada 99 unit PJU tenaga surya lainnya dilaporkan dalam kondisi tidak berfungsi.
Kepala Seksi Penerangan Jalan Umum Bidang PJU dan Perparkiran Dishub Gunungkidul Agus Supriyono mengatakan, sebagian besar pembangunan JJLS beserta fasilitas jalannya merupakan kewenangan Balai Pengelola Jalan Nasional maupun Kementerian Perhubungan. Hingga kini status jalan tersebut juga belum ditetapkan sehingga kewenangan pemeliharaan belum sepenuhnya berada di pemerintah daerah.
Baca Juga: Kejari Sleman Masih Telaah Penangguhan Penahanan Raudi Akmal, Tidak Ada Jawaban Otomatis Ditolak
Meski demikian, dishub tetap melakukan inventarisasi terhadap kondisi infrastruktur keselamatan di lapangan. "Yang lama itu PJU surya. Dari hasil pengecekan kami ada 99 titik yang tidak menyala. Belum ada pemeliharaan dari pihak yang memiliki kewenangan," jelasnya Senin (29/6).
Agus menuturkan, panjang JJLS di wilayah Gunungkidul mencapai kurang lebih 80 kilometer, mulai dari Kapanewon Purwosari hingga Rongkop. Seluruh kebutuhan PJU maupun berbagai persoalan infrastruktur di sepanjang jalur tersebut telah dipetakan dan dilaporkan kepada Kementerian Perhubungan serta Balai Pengelola Jalan Nasional.
Baca Juga: Januari hingga Mei, Disnakertrans Bantul Catat Ada 142 Karyawan Kena PHK
Terpisah, Kapolsek Saptosari AKP Sigit Teja Sukmana menyebut, laka tunggal di Jalan Raya Saptosari-Panggang, Temanggung, Jetis, Saptosari terjadi sekitar pukul 05.10. Mobil Toyota Vios bernomor polisi AB 1447 BJ yang dikemudikan warga Bantul melaju dari arah Saptosari menuju Panggang sebelum akhirnya terperosok ke luar bahu jalan.
Jalan di area tersebut menanjak dan menikung ke kanan. Pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan sehingga terperosok. "Lokasi kejadian minim rambu jalan dan berada di tikungan," ujarnya.
Akibat insiden tersebut, lanjut Sigit, mobil mengalami kerusakan pada bagian kiri serta kaca depan pecah. Pengemudi bersama penumpangnya mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis di RSUD Saptosari. Minimnya fasilitas keselamatan di sepanjang JJLS menjadi perhatian Dishub Gunungkidul. (bas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita