Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

50 Ribu Wisatawan Serbu Gunungkidul, Sistem Nontunai di TPR Baron Sempat Terkendala: Belum Siap Cashless hingga Perangkat Transaksi Sempat Panas

Yusuf Bastiar • Minggu, 31 Mei 2026 | 18:18 WIB
Yusuf Bastiar/Radar Jogja: Terjadi kepadatan arus lalulintas yang mengarah ke Pantai Drini Gunungkidul.
Yusuf Bastiar/Radar Jogja: Terjadi kepadatan arus lalulintas yang mengarah ke Pantai Drini Gunungkidul.
 
GUNUNGKIDUL - Kunjungan wisatawan ke Gunungkidul selama libur panjang Idul Adha diperkirakan mencapai 50 ribu orang pada Minggu (31/5/2026). Lonjakan itu memicu kepadatan arus lalu lintas menuju kawasan pantai dan antrean di sejumlah TPR. Sistem pembayaran nontunai di TPR Baron juga sempat mengalami kendala, namun pelayanan masih bisa teratasi.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, peningkatan kunjungan sudah terlihat sejak Sabtu (30/5/2026).

Berdasarkan data sementara, sebanyak 32 ribu wisatawan tercatat mengunjungi berbagai destinasi wisata di Gunungkidul, dengan konsentrasi terbesar berada di kawasan pantai selatan.

“Hari ini (Minggu) menjadi puncak lonjakan wisatawan. Prediksi kami jumlah pengunjung mencapai 50 ribu wisatawan bahkan bisa lebih,” ujar Hary saat ditemui di Bangsal Sewokoprojo, Minggu (31/5/2026).

 Baca Juga: El Nino Diprediksi Bertahan Hingga Akhir Tahun, BMKG Yogyakarta Ungkap Potensi Kemarau di DIY Lebih Panjang

Dia menjelaskan,  kepadatan tidak hanya terjadi di objek wisata (obwis) pantai seperti kawasan Drini dan Baron. Melainkan juga di sejumlah TPR yang menjadi pintu masuk wisatawan.

Lima TPR yang mengalami antrean panjang yakni TPR Tepus, Banjarejo, Ngestirejo, Baron, dan TPR Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Kelima titik tersebut menjadi akses utama menuju destinasi pantai favorit di Gunungkidul.

“Kepadatan terjadi sejak pagi hingga sore hari karena mayoritas wisatawan menuju kawasan pantai,” ujarnya.

Di tengah lonjakan kunjungan, terjadi kendala pada penerapan sistem pembayaran nontunai di TPR Baron. Kendala utama berasal dari sebagian kecil pengunjung yang belum siap melakukan transaksi secara cashless.

Baca Juga: Lautan Umat Buddha Iringi Kirab Waisak, Angkat Nilai Kebijaksanaan dan Cinta Kasih

Meski demikian, Hary menyebut tingkat ketidaksiapan wisatawan jauh menurun dibanding masa uji coba sebelumnya. Saat ini hanya sekitar lima persen pengunjung yang belum menyiapkan metode pembayaran nontunai sebelum tiba di lokasi.

“Kalau di TPR Baron memang tidak diperbolehkan menggunakan transaksi tunai. Tapi kami sudah siapkan kartu cashless dengan harga yang sama seperti tiket masuk, yaitu Rp 15 ribu. Ini cukup efektif membantu mempercepat transaksi,” jelasnya.

Selain faktor pengunjung, sempat terjadi gangguan teknis berupa kendala jaringan internet dan perangkat transaksi yang mengalami penurunan kinerja akibat suhu panas. Namun kondisi tersebut dapat segera diatasi sehingga tidak berlangsung lama.

Baca Juga: Jumlah Wisudawan Terus Bertambah, Pesantren SahabatQu Gelar Wisuda Perdana di Hotel Sahid Raya

Sekretaris Disparekrafpora Gunungkidul Eko Nur Cahyo menambahkan, kendala sistem di TPR Baron sempat muncul akibat jaringan internet dan perangkat transaksi elektronik yang bekerja dalam intensitas tinggi. Beruntung petugas telah menyiapkan peralatan cadangan sehingga pelayanan dapat kembali normal dalam waktu singkat.

“Mesin sempat mengalami kendala karena panas, tetapi langsung bisa diatasi karena tersedia perangkat cadangan,” katanya.

Untuk mengurai kemacetan telah berkoordinasi dengan dinas perhubungan, polres setempat, serta jajaran polsek di wilayah wisata. Ia memperkirakan arus kunjungan wisata masih akan tinggi hingga Senin (1/6/2026). Ini karena masih masuk periode libur nasional. Namun, puncak kunjungan diperkirakan tetap terjadi kemarin seiring tingginya minat wisatawan mengunjungi kawasan pantai Gunungkidul.

“Koordinasi dilakukan terutama di titik-titik yang mengalami kepadatan kendaraan menuju kawasan pantai,” tambahnya. (bas/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#sistem nontunai #Lonjakan wisatawan #TPR Baron #idul adha #Libur Panjang