Pemerintah Kapanewon Panggang Kabupaten Gunungkidul terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah melalui pembentukan Forum Anak Kapanewon Panggang.
Organisasi yang beranggotakan pelajar tingkat SMP hingga SLTA itu menjadi wadah positif bagi anak-anak untuk berpartisipasi aktif sekaligus memperkuat perlindungan anak di wilayah setempat.
keberadaan forum anak mampu menjalankan peran 2P, yakni sebagai pelopor dan pelapor. Anak-anak didorong menjadi teladan di lingkungan sekitar sekaligus berani melaporkan persoalan yang berkaitan dengan hak dan perlindungan anak.
Selain itu, forum tersebut juga menjadi ruang partisipatif bagi anak-anak dalam mendukung kegiatan pembangunan daerah. Berbagai isu yang menjadi perhatian antara lain pencegahan bullying di lingkungan pendidikan, sosialisasi kawasan tanpa rokok (KTR), hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Forum Anak diharapkan mampu menjadi wadah partisipasi anak dalam pembangunan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan ramah anak di wilayah Panggang,” ujar Panewu Panggang Sustiwiningsih, saat ditemui di Panggang, Kamis (28/5.
Kepengurusan forum anak telah dikukuhkan pada awal Mei 2026. Anggotanya merupakan perwakilan pelajar dari seluruh kalurahan di wilayah Kapanewon Panggang. Forum anak tingkat kapanewon ini, lanjut dia, menjadi wadah positif bagi anak-anak untuk berkontribusi di lingkungan masing-masing.
“Masih ada anak-anak muda yang mau berorganisasi, ini menunjukkan semangat generasi pemuda,” ujarnya.
Pembentukan forum anak juga menjadi bagian dari upaya mendukung Kabupaten Gunungkidul menuju Kabupaten Layak Anak (KLA). Saat ini, kata dia, capaian KLA Gunungkidul masih berada pada kategori Madya. Menurutnya, KLA merupakan sistem pembangunan daerah yang mengintegrasikan komitmen pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, dan anak dalam pemenuhan hak serta perlindungan khusus anak secara berkelanjutan.
“Tujuannya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak,” tandasnya.
Kapolsek Panggang AKP Gatot Sukoco yang hadir pun mengingatkan, para pelajar agar tidak mudah terpengaruh pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan. Ia menyoroti persoalan kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang perlu diantisipasi sejak dini.
“Anak-anak harus mampu memilih pergaulan yang sehat dan menjauhi penyalahgunaan obat-obatan terlarang karena dampaknya sangat berbahaya bagi masa depan,” terangnya.
Ia juga mengajak generasi muda menanamkan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, karakter kuat harus dibangun sejak usia dini melalui sikap menghargai negara, orang tua, nyawa, dan sesama. “Kalau anak-anak memiliki sikap saling menghargai, maka akan tumbuh generasi yang disiplin, peduli, dan bertanggung jawab,” jelasnya. (pra)
Editor : Heru Pratomo