Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Forum Anak Kapanewon Panggang Jadi Ruang Partisipasi dan Pencegahan Kenakalan Remaja, Lawan Bullying hingga Narkoba

Yusuf Bastiar • Jumat, 29 Mei 2026 | 05:06 WIB
Panewu Panggang Sustiwiningsih saat ditemui wartawan pada Kamis pagi (28/5).

 
Panewu Panggang Sustiwiningsih saat ditemui wartawan pada Kamis pagi (28/5).  

 

 

 

Pemerintah Kapanewon Panggang Kabupaten Gunungkidul terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah melalui pembentukan Forum Anak Kapanewon Panggang.

Organisasi yang beranggotakan pelajar tingkat SMP hingga SLTA itu menjadi wadah positif bagi anak-anak untuk berpartisipasi aktif sekaligus memperkuat perlindungan anak di wilayah setempat. 

keberadaan forum anak mampu menjalankan peran 2P, yakni sebagai pelopor dan pelapor. Anak-anak didorong menjadi teladan di lingkungan sekitar sekaligus berani melaporkan persoalan yang berkaitan dengan hak dan perlindungan anak.

Baca Juga: Sama-sama Tidak Masuk Skuad untuk Piala Dunia 2026, Joao Pedro Klaim Cole Palmer Pantas untuk Menjadi Starter Brasil

 Selain itu, forum tersebut juga menjadi ruang partisipatif bagi anak-anak dalam mendukung kegiatan pembangunan daerah. Berbagai isu yang menjadi perhatian antara lain pencegahan bullying di lingkungan pendidikan, sosialisasi kawasan tanpa rokok (KTR), hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Forum Anak diharapkan mampu menjadi wadah partisipasi anak dalam pembangunan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan ramah anak di wilayah Panggang,” ujar Panewu Panggang Sustiwiningsih, saat ditemui di Panggang, Kamis (28/5.

Kepengurusan forum anak telah dikukuhkan pada awal Mei 2026. Anggotanya merupakan perwakilan pelajar dari seluruh kalurahan di wilayah Kapanewon Panggang. Forum anak tingkat kapanewon ini, lanjut dia, menjadi wadah positif bagi anak-anak untuk berkontribusi di lingkungan masing-masing.

Baca Juga: Kasus Pungli Lurah Garongan Naik Tahap Penyidikan, Polisi Kembangkan Kasus Modus Berbeda Turut Diselidiki

“Masih ada anak-anak muda yang mau berorganisasi, ini menunjukkan semangat generasi pemuda,” ujarnya.

Pembentukan forum anak juga menjadi bagian dari upaya mendukung Kabupaten Gunungkidul menuju Kabupaten Layak Anak (KLA). Saat ini, kata dia, capaian KLA Gunungkidul masih berada pada kategori Madya. Menurutnya, KLA merupakan sistem pembangunan daerah yang mengintegrasikan komitmen pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, dan anak dalam pemenuhan hak serta perlindungan khusus anak secara berkelanjutan.

“Tujuannya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak,” tandasnya.

Baca Juga: Belasan Sapi Kurban yang Disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan Jogja Terinfeksi Cacing Hati

Kapolsek Panggang AKP Gatot Sukoco yang hadir pun mengingatkan, para pelajar agar tidak mudah terpengaruh pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan. Ia menyoroti persoalan kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang perlu diantisipasi sejak dini.

 “Anak-anak harus mampu memilih pergaulan yang sehat dan menjauhi penyalahgunaan obat-obatan terlarang karena dampaknya sangat berbahaya bagi masa depan,” terangnya.

Ia juga mengajak generasi muda menanamkan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, karakter kuat harus dibangun sejak usia dini melalui sikap menghargai negara, orang tua, nyawa, dan sesama. “Kalau anak-anak memiliki sikap saling menghargai, maka akan tumbuh generasi yang disiplin, peduli, dan bertanggung jawab,” jelasnya. (pra)

Editor : Heru Pratomo
#Kenakalan Remaja #Panggang Gunungkidul #pencegahan bullying #Panewu #Forum anak