Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bupati Gunungkidul Ambil Sikap Tegas, Tak Boleh Ada Intoleransi! GPdI Balong Mulai Dibangun

Yusuf Bastiar • Senin, 13 April 2026 | 15:37 WIB
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menegaskan komitmennya menjaga kerukunan antarumat beragama di Bumi Handayani - Yusuf Bastiar/Radar Jogja
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menegaskan komitmennya menjaga kerukunan antarumat beragama di Bumi Handayani - Yusuf Bastiar/Radar Jogja
GUNUNGKIDUL - Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menegaskan komitmennya menjaga kerukunan antarumat beragama di Bumi Handayani.

Di bawah kepemimpinannya, praktik intoleransi tidak boleh terjadi karena konstitusi menjamin hak setiap warga negara untuk beribadah sesuai keyakinannya. 

Penegasan itu disampaikan saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Balong yang menandai dimulainya pembangunan rumah ibadah tersebut 

“Tidak boleh ada praktik intoleransi di Gunungkidul. Semua warga negara memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya,” tegas Endah kepada wartawan, Senin (13/4/2026).

Ia menyebut, pembangunan gereja tidak sekadar mendirikan bangunan fisik, melainkan juga simbol kebersamaan, persatuan, serta penguatan nilai keimanan dan kehidupan sosial masyarakat. “Harapannya, gedung ini menjadi pusat pembinaan moral dan spiritual yang membawa berkat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Baca Juga: Iran Beri Ancaman ke US: Harga BBM Akan Tetap Tinggi! Anda akan merindukan harga bensin menjadi 4-5 dolar AS

Endah juga memberikan apresiasi kepada panitia dan jemaat GPdI Balong yang telah bergotong royong mewujudkan pembangunan rumah ibadah tersebut.

Menurutnya, pembangunan tempat ibadah memiliki tiga manfaat utama, yakni meningkatkan keimanan dan ketakwaan, membentuk karakter, serta memperkuat sikap sosial melalui semangat tolong-menolong.

“Momentum peletakan batu pertama ini semakin istimewa karena dilaksanakan tidak lama setelah perayaan Hari Raya Paskah,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Mukhatib menegaskan, negara hadir untuk memastikan seluruh umat dapat beribadah dengan nyaman melalui penyediaan sarana yang adil dan merata.

 Ia juga berharap pembangunan gereja dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik agar segera dimanfaatkan oleh jemaat sebagai tempat ibadah yang representatif.

“Kami berharap proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala sosial, sehingga kualitas keimanan umat dapat terus meningkat,” pungkasnya. (bas)

Editor : Bahana.
#Intoleransi dilarang di Gunungkidul #pembangunan gereja #GPdl Balong #Gunungkidul #Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih