Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BPS Gunungkidul Bakal Rekrut Ratusan Petugas Sensus 2026, Honor Dijanjikan di Atas UMK

Yusuf Bastiar • Senin, 6 April 2026 | 20:15 WIB
Kepala BPS Gunungkidul Agus Hartanto. (Yusuf Bastiar/Radar Jogja)
Kepala BPS Gunungkidul Agus Hartanto. (Yusuf Bastiar/Radar Jogja) 

GUNUNGKIDUL - Badan Pusat Statistik (BPS) Gunungkidul bersiap merekrut ratusan tenaga untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Rekrutmen dijadwalkan berlangsung pada April hingga Mei, menyusul pelaksanaan sensus yang akan digelar mulai Mei sampai Agustus. Upah para petugas sensus ini nantinya disebut di atas upah minimum kabupaten (UMK). 

“Yang jelas, honor untuk tenaga sensus ekonomi 2026 ini akan di atas UMK Gunungkidul,” tegas Kepala BPS Gunungkidul Agus Hartanto Senin (6/4).

Baca Juga: Ditangkap, Tiga Pemuda Nekat Begal Pasutri di JJLS Kebumen

Terkait skema pembayaran, Agus menyebutkan, tenaga sensus akan mendapatkan honor melalui kerja sama dengan mitra strategis BPS.

Namun sampai saat ini, pihaknya masih menunggu arahan teknis dari pimpinan pusat. Sembari tetap melakukan sosialisasi dan menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah serta para pelaku ekonomi di wilayah setempat.

 Baca Juga: Kejari Segera Umumkan Tersangka Baru Kasus Hibah Pariwisata Sleman, Awal Pekan Depan Hakim Putuskan Vonis Mantan Bupati Sri Purnomo

Dia menyebut, kebutuhan tenaga sensus tahun ini diperkirakan mencapai ratusan orang. Menyesuaikan luasnya cakupan wilayah Gunungkidul. Meski belum menetapkan angka pasti, jumlah tersebut dipastikan tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya yang mencapai 700 petugas. 

Sementara itu, Statistisi Pertama BPS Gunungkidul Ardiyas Munsyianta menyebut, ada perluasan cakupan dalam sensus ekonomi tahun ini. Jika sebelumnya hanya mencakup sektor pemerintahan dan usaha rumah tangga, kini sektor pertanian diikutsertakan dalam sensus ekonomi tahunan.

 Baca Juga: Kasus Korupsi BUMD PT SAK Kulon Progo: DPRD Minta BPKP Audit Menyeluruh

“Ini berdasarkan masukan dari forum masyarakat statistik, agar sensus ekonomi bisa lebih komprehensif dengan memasukkan sektor pertanian, pemerintahan, dan usaha rumah tangga,” jelasnya.

Menurutnya, perluasan cakupan ini akan memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai struktur ekonomi di Gunungkidul, termasuk nilai produksi dan biaya dalam sektor pertanian. “Dengan cakupan yang lebih luas, data yang dihasilkan akan semakin masif dan mampu memotret seluruh aktivitas ekonomi masyarakat,” tandasnya. (bas/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Badan Pusat Statistik (BPS) Gunungkidul #petugas sensus #UMK Gunungkidul #Sensus Ekonomi 2026