GUNUNGKIDUL - Jajaran Polres Gunungkidul menggiring ratusan suporter Persis Solo keluar wilayah selatan DIY Jumat (6/2/2026) siang.
Langkah tegas ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan menjelang laga derbi Mataram antara PSIM Jogja melawan Persis Solo di Stadion Sultan Agung Bantul.
Kabag Ops Polres Gunungkidul Kompol Mustaqim menyebut 500 suporter Persis Solo yang menggunakan sepeda motor berpelat nomor AD terdeteksi memasuki wilayah Gunungkidul melalui Kapanewon Semin sekitar pukul 11.30.
Rombongan tersebut diduga hendak menuju lokasi pertandingan meski regulasi PSSI secara tegas melarang kehadiran suporter tim tamu.
Ia menjelaskan, upaya penghalauan awal telah dilakukan oleh personel Polsek Semin. Namun, karena jumlah massa cukup besar, rombongan sempat menerobos penjagaan awal.
“Penyekatan kemudian kami perkuat di sejumlah titik. Salah satunya di Bundaran Tugu Tobong, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen,” jelasnya saat ditemui di Polres Gunungkidul Jumat (6/2/2026) sore.
Baca Juga: Trah Sultan HB II Siapkan Gugatan Internasional, Tolak Pengembalian Manuskrip dalam Bentuk Digital
Untuk mempertebal pengamanan, Polres Gunungkidul menambah kekuatan personel dan mengerahkan kendaraan dinas, termasuk mobil dan truk, guna menutup akses jalan.
Sekitar pukul 12.15, rombongan suporter tiba di titik penyekatan Playen dan akhirnya dihentikan. Massa kemudian diminta memutar balik dan kembali ke wilayah Jawa Tengah melalui jalur Semin.
Kompol Mustaqim menegaskan, pengamanan dilakukan secara berlapis di lima titik penyekatan, yakni wilayah Semin, Ngawen, Ponjong, Rongkop, serta Siyono.
Baca Juga: Bursa Transfer Paruh Musim 2025/2026 Ditutup, PSS Sleman Tidak Datangkan Pemain Baru Lagi
Total sekitar 500 personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan tersebut. Seluruh polsek di bawah naungan Polres Gunungkidul dilibatkan dan disiagakan di titik-titik rawan perlintasan.
“Mereka dalam satu rommbongan besar. Di Semin sempat tidak berhasil, kemudian kami cegat di Siyono. Alhamdulillah, seluruh wilayah Gunungkidul tetap kondusif dan tidak ada kejadian menonjol,” ujarnya.
Sementara itu, Wakapolres Gunungkidul Kompol Sumanto menambahkan, penyekatan dilakukan sebagai tindak lanjut dari keputusan PSSI dan perintah Polda DIY yang menyatakan laga PSIM kontra Persis hanya boleh dihadiri suporter tuan rumah.
“Kepada rombongan suporter dari Solo yang sudah terlanjur masuk wilayah Wonosari, kami sekat di Bundaran Siyono, lalu diputar balik menuju Solo secara humanis dan tertib,” terangnya.
Selain di wilayah utara dan tengah, pengamanan juga dilakukan di jalur selatan. Personel gabungan Polsek Panggang, Polsek Saptosari, dan Polsek Purwosari disiagakan di sejumlah jalur rawan, antara lain Jalur Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) Panggang di Perempatan Legundi, Perempatan Bibal, serta Pertigaan Jelok, Girijati.
Sekitar pukul 15.30, seluruh rombongan suporter Persis Solo berhasil digiring keluar wilayah Gunungkidul dan memasuki area Jawa Tengah dengan pengawalan petugas.
Meski masih ditemukan satu-dua suporter yang mengenakan atribut Persis Solo, situasi secara umum tetap aman dan terkendali.
“Sempat tersendat, kini arus lalu lintas di Kota Wonosari telah kembali normal. Rombongan suporter sudah diarahkan pulang ke wilayah masing-masing dengan pengawalan hingga perbatasan,” tambahnya. (bas/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita