Beruntung, korban berhasil diselamatkan berkat kesigapan petugas Satlinmas Rescue Istimewa dan nelayan setempat.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I Sunu Handoko menyampaikan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.20.
Korban diketahui bernama Tito Satrio Prakoso (22) warga Wonopringgo, Pekalongan. Saat kejadian, korban berada di sekitar batu sebelah timur jalur perahu Pantai Siung bersama temannya.
Ia menjelaskan bahwa laporan diterima petugas tepat saat kejadian berlangsung karena petugas melihat langsung insiden tersebut.
“Korban dan saksi sedang berada di dekat batu untuk membuat video. Namun jas hujan atau ponco milik korban terjatuh ke laut,” ujar Sunu saat dihubungi pada Minggu, (18/1/2026).
Melihat ponconya hanyut, korban berusaha mengambilnya. Namun nahas, saat mendekati air, ombak besar datang dari arah tengah laut dan menghantam tubuh korban.
"Korban langsung terseret arus balik ke tengah. Kejadiannya sangat cepat,” ujar Sunu.
Saksi mata Indra Arief Kurniawan mengatakan, dirinya sempat terkejut melihat temannya terseret ombak.
“Saya lihat Tito mau ambil jas hujan yang jatuh. Tiba-tiba ombak datang besar dan langsung menyeret dia ke tengah. Saya langsung teriak minta tolong,” ungkap Indra.
Mendengar teriakan meminta tolong, kata sunu, timnya segera merespons dsn dibantu nelayan di sekitar lokasi.
Petugas langsung berlari menuju titik kejadian dan melemparkan tali serta pelampung ke arah korban.
Upaya itu berhasil, korban mampu meraih alat bantu tersebut. Setelah korban memegang pelampung, lanjutnya, petugas dan nelayan menarik korban ke arah tepi.
“Dua personel SAR juga masuk ke air untuk mendampingi dan membantu korban naik ke atas batu,” jelas Sunu.
Setelah berhasil dievakuasi, korban segera dibawa ke pos Satlinmas Rescue Istimewa Pantai Siung untuk mendapatkan penanganan awal. Kondisi korban dilaporkan selamat, meski mengalami kelelahan dan lemas akibat terlalu banyak menelan air laut.
“Korban hanya butuh waktu untuk pemulihan dan penenangan. Tidak ada luka serius,” tambahnya.
Tidak ada kerugian harta benda dalam peristiwa tersebut.
Kendati demikian, Sunu kembali mengingatkan wisatawan agar tidak bermain terlalu dekat dengan bibir pantai atau batu karang, terutama di kawasan selatan Gunungkidul yang dikenal memiliki karakter ombak besar dan arus balik kuat.
“Kami imbau pengunjung selalu mematuhi rambu dan arahan petugas. Jangan mengambil risiko hanya demi konten atau benda yang jatuh ke laut,” tegasnya. (bas)
Editor : Bahana.