GUNUNGKIDUL – Pemkab Gunungkidul akan melanjutkan penataan kawasan wisata Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungdari, Gunungkidul.
Penataan tidak hanya menyasar infrastruktur, aktivitas para pedagang, juga menambah area teduh kawasan pantai dengan penanaman pohon.
Konsekuensinya, fasilitas payung untuk para pedagang akan dilarang di kawasan tersebut.
Baca Juga: Tren Positif EPA PSIM Jogja Berlanjut, U-20 Raih Kemenangan Perdana atas Persebaya Surabaya
Kabid Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Gunungkidul Supriyanta mengatakan, keberadaan payung-payung di area pasir pantai justru akan menghilangkan konsep utama penataan kawasan yang mengedepankan keindahan visual dan keterbukaan ruang pantai.
Sebagai solusi, konsep peneduh alami dengan melakukan penanaman pohon di sepanjang kawasan Pantai Sepanjang akan dilakukan.
“Payung-payung itu akan kami gantikan dengan teduhan alami. Selain untuk kenyamanan wisatawan, ini juga bagian dari penghijauan kawasan,” katanya dihubungi Senin (22/12/2025).
Baca Juga: Tahun Lalu Rp 10 Miliar, 2025 Ini BPR BKK Kebumen Catatkan Laba Rp 12,5 Miliar
Adapun jenis pohon yang akan ditanam di antaranya cemara dan waru pantai. Penanaman tahap awal sudah direncanakan, sementara untuk penanaman lanjutan akan menyesuaikan kondisi anggaran.
“Tahun 2026 kami akan melihat kemampuan keuangan dan penganggarannya. Jika memungkinkan, penanaman tahap kedua bisa direalisasikan pada 2027,” ujarnya.
Selain penataan siang hari, konsep penataan kawasan Pantai Sepanjang pada malam hari juga tengah disiapkan.
Baca Juga: Libur Nataru, Pemkab Bantul Terapkan WFA untuk ASN, Terhitung sejak 29-31 Desember
Pada 2026 mendatang, insyansi ini akan mulai menyusun konsep serta perencanaan anggaran agar dapat direalisasikan pada 2027.
Saat ini penataan difokuskan pada relokasi kios pedagang dan penataan akses kawasan.
Total terdapat 109 kios pedagang yang direlokasi dari sisi selatan ke sisi utara kawasan pantai.
“Dari sisi selatan dipindah ke sisi utara, kemudian dilakukan pengaspalan sepanjang kurang lebih satu kilometer,” jelasnya.
K e depan, pedagang tidak diperbolehkan lagi melakukan pemasangan payung di area pasir pantai.
Pedagang yang direlokasi menempati kios baru yang telah selesai dibangun.
“Karena tujuan utama penataan ini agar wisatawan yang masuk bisa langsung disuguhi hamparan pasir putih yang membentang panjang,” tegasnya.
Baca Juga: Cedera, Bek Asing PSS Sleman Cleberson Souza Naik ke Meja Operasi
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardana menambahkan, penataan kawasan Pantai Sepanjang sejauh ini berjalan lancar dan melibatkan lintas perangkat daerah.
“Penataan dilakukan secara bertahap. Dinas pekerjaan umum sudah menyelesaikan pengaspalan dan pembangunan kios. Tahun depan, dinas perhubungan juga akan memasang lampu penerangan jalan,” imbuhnya. (bas/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita