Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hujan Deras dan Angin Kencang di Gunungkidul, Enam Rumah Tertimpa Pohon, Tenda di Lanud Gading Rusak

Yusuf Bastiar • Minggu, 2 November 2025 | 02:39 WIB
Dokumentasi/BPBD Gunungkidul: Pohon pete patah menimpa rumah dan kandang milik warga Gading 8 Kapanewon Playen. Total kerugian mencapai 500.000 dengan identifikasi rusak ringan.
Dokumentasi/BPBD Gunungkidul: Pohon pete patah menimpa rumah dan kandang milik warga Gading 8 Kapanewon Playen. Total kerugian mencapai 500.000 dengan identifikasi rusak ringan.

 

GUNUNGKIDUL - Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Gunungkidul pada Sabtu siang (1/11). Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sekitar pukul 13.00 ini menyebabkan sejumlah kerusakan di beberapa titik, terutama di Kalurahan Gading, Kapanewon Playen.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun beberapa rumah warga, fasilitas umum, dan tenda kegiatan di Lapangan Lanud Gading mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono menyebut, sebelumnya peringatan dini cuaca telah dikeluarkan oleh BMKG pada pukul 12.58. Peringatan tersebut menyebutkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Hanya beberapa menit berselang, kata dia, hujan disertai angin kencang langsung menerjang sejumlah wilayah di Playen.

Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gunungkidul, tercatat enam rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang dan pecahnya atap. Bahkan sebuah bengkel kayu di Kalurahan Gading roboh total karena terpaan angin.

“Ya, update terakhir pukul 16.39 dari tim TRC ya h berada di lapangan,” ujar Purwono saat dikonfirmasi pada Sabtu, (1/11/2025).

Ia mengungkapkan, salah satu bangunan yang mengalami kerusakan cukup parah adalah gudang atau bengkel kayu milik Lukas Wawan Prayoga. Bangunan berukuran 19 x 22 meter dengan rangka galvalum itu ambruk total.

Proses pembersihan reruntuhan sementara dilakukan hari ini dan akan dilanjutkan besok oleh tim gabungan dan warga sekitar.

Selain merusak rumah warga, menurut Purwono angin kencang juga menimbulkan kerusakan cukup besar di kawasan Lapangan Lanud Gading, yang tengah digunakan untuk persiapan acara drag race.

Sebanyak 52 tenda paddock dan 8 tenda stan rusak parah akibat terhempas angin, sementara 8 unit mobil di lokasi tertimpa reruntuhan tenda. Beruntung, seluruh peserta dan panitia dalam keadaan selamat tanpa luka.

“Tidak ada korban jiwa, juga tidak ada warga yang mengalami luka-luka,” tegasnya.

Kasubag TU Damkar Gunungkidul Ngadiyono menuturkan, tim gabungan dari TRC BPBD, Damkar, Gading Rescue, Pemerintah Kalurahan, dan masyarakat segera bergerak cepat begitu laporan masuk.

Mereka melakukan pemotongan pohon tumbang, membersihkan material di jalan, serta mengatur lalu lintas di sekitar lokasi terdampak.

“Langkah cepat kami lakukan untuk memastikan keamanan warga dan mencegah potensi risiko lanjutan,” kata Ngadiyono.

Selain di Gading, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di wilayah Logandeng yang sempat menutup akses jalan kabupaten.

Di Tegalrejo, Gedangsari, talut batu kosong setinggi delapan meter mengalami longsoran ringan akibat hujan berintensitas tinggi beberapa hari terakhir. Dari data sementara, total kerugian material akibat peristiwa ini ditaksir mencapai sekitar Rp4,7 juta.

“Fokus utama saat ini memastikan keselamatan warga dan mengantisipasi kejadian serupa,” tegasnya. (bas)

Editor : Heru Pratomo
#Lanud gading #prediksi bmkg #rumah tertimpa pohon #Angin Kencang #Gunungkidul #Drag Rice #hujan deras #BPBD #peringatan dini