GUNUNGKIDUL - Sebuah truk bermuatan aspal hotmix seberat tujuh ton terguling di Jalan Patuk-Dlingo. Tepatnya di Dusun Brambang, Kalurahan Semoyo, Kapanewon Patuk, Kamis (23/10) pukul 10.50.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pengemudi truk hanya mengalami luka ringan, tapi akibat kejadian ini kondisi lalu lintas sempat tersendat karena tumpahan aspal ada di badan jalan.
Kanit Lantas Polsek Patuk Iptu Paryadi, menjelaskan, kecelakaan ini melibatkan truk Toyota Dyna bernomor polisi AB 8326 BK yang dikemudikan Lestari Widodo, 54, warga Triharjo, Pandak, Bantul.
Truk membawa muatan aspal hotmix 7,2 ton dari arah Patuk menuju Dlingo.
"Ketika sampai di lokasi kejadian, jalan dalam kondisi menanjak dan menikung ke kiri. Truk tiba-tiba kehilangan tenaga dan berjalan mundur,” ujar Iptu Paryadi saat dikonfirmasi.
Akibat kecelakaan tunggal ini, pengemudi mengalami luka lecet di tangan dan kaki, namun dalam kondisi sadar dan tidak memerlukan perawatan medis lebih lanjut.
Sementara kaca depan truk pecah dan bodi depan mengalami kerusakan cukup parah.
Muatan aspal seberat 7,2 ton tumpah dan tercecer di jalan, menyebabkan arus lalu lintas sempat terhambat.
"Pengemudi sudah berusaha mengerem dan membanting setir ke kiri, namun kendaraan tetap tidak terkendali hingga akhirnya terguling," tambahnya.
Humas Polsek Patuk Aiptu Purwanto menambahkan, proses pembersihan material aspal telah dilakukan sejak siang hari.
Polisi mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama di jalur Patuk-Dlingo yang dikenal curam dan berkelok tajam.
Ia berharap pengemudi memahami medan dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melintas.
"Sekitar pukul 15.00, proses bongkar muat dan pembersihan aspal yang tumpah hampir selesai, dan arus lalu lintas mulai kembali normal,” jelasnya. (bas/laz)
Editor : Herpri Kartun